Suara.com - Setiap penjual memiliki triknya masing-masing untuk menarik minat calon pembeli.
Seperti yang dilakukan seorang penjual cireng asal Jember, Jawa Timur, yang menjajakan makanan tersebut dengan bentuk unik dan menjadi viral di media sosial.
Sebuah video viral dibagikan akun TikTok @sukamakandannyamil beberapa waktu lalu, pemilik akun tak sengaja bertemu dengan lelaki penjual cireng.
Tak seperti cireng pada umumnya yang hanya berbentuk lingkarang, kotak, ataupun hati, lelaki ini mampu membentuk adonan tersebut dengan bentuk aneka hewan, mulai dari naga, iguana, hingga singa.
Terekam, dengan bantuan alat sederhana seperti gunting, penjual tersebut mulai membentuk sesuai dengan hewan yang diinginkan oleh para pembelinya. Sebagian besar, pembelinya adalah anak-anak sekolah.
Penjual itu juga terlihat sangat lincah ketika membentuk adonan menjadi salah satu hewan dalam poster yang tertempel pada gerobak cireng miliknya.
Tak hanya satu atau dua, tampak beberapa anak berkerumun mengelilingi penjual tersebut.
Terbukti bahwa cireng yang dijualnya cukup menarik minat anak-anak sekolah.
Menurut keterangan pemilik akun, lelaki ini menjual cireng tersebut dengan harga yang sangat murah, yaitu hanya Rp 1.000 per buah.
Baca Juga: Viral Tasya Farasya Kaget Lihat Uang Kertas Rp1000, Sampai Diulas karena Warnanya Lucu!
"Semoga laris yaa bapaknya, harganya murah cirengnya cuma seribuan," tulis pemilik akun dalam keterangan pada videonya.
Unggahan yang telah dilihat sebanyak lebih dari 4,9 juta penayangan dan disukai sebanyak lebih dari 445.700 kali oleh sesama pengguna TikTok itu pun menuai beragam komentar.
Tak sedikit pengguna TikTok yang memuji keterampilannya dan beberapa menyebut harga yang dipatok untuk satu cireng terlalu murah, mengingat skill luar biasa yang dimilikinya.
Tak hanya itu, pengguna TikTok juga meminta pemilik akun untuk membuka donasi kepada penjual cireng tersebut.
Dalam video terpisah yang diunggah oleh pemilik akun, donasi tersebut telah terkumpul lebih dari Rp 3,7 juta.
"Sesulit itu cari duit... demi menarik pembeli, bentukin buaya sebiji itu butuh waktu berapa menit harga cuma seribu. Beli 20 ribu bisa 30 menit," tulis akun @juli_lion23.
Berita Terkait
-
Shio Paling Lihai Mencari Cuan dan 4 Berita Lifestyle Viral Lainnya
-
Viral Sejumlah Baju Dilempar dari Gedung Apartemen Thamrin Residence, Ini Kata Polisi
-
Viral Video Satu Keluarga Terjebak Erupsi Gunung Semeru: Kami Hampir Pasrah
-
Viral Fotografer Ajak Seorang Nenek Jadi Model, Hasil Fotonya Bikin Terenyuh
-
Viral Pengantin Pria Atlet Voli, Iring-iringan Pernikahan Ini Disambut Lemparan Bola
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
-
Unilever Jual Sariwangi ke Grup Djarum Senilai Rp1,5 Triliun
Terkini
-
55 Kode Redeem FF 8 Januari 2026: Cara Klaim Bundle Yuji Itadori Gratis
-
36 Kode Redeem FC Mobile 8 Januari 2026: Saatnya Panen Pemain MU dan Hadiah Update Kamis
-
Game GTA 6 Belum Sepenuhnya Selesai, Siap Hadirkan Peta Lebih Besar
-
67 Kode Redeem FF Terbaru 8 Januari 2026: Ada Gloo Wall HRK dan Bundle Mr Fiery
-
5 HP Murah RAM 8GB Terbaik untuk Live TikTok Lancar Tanpa Lag
-
Samsung Dorong Batas Imajinasi dengan TV 130 Inci Pertama di Dunia
-
Cara Cek HP Bekas yang Komponennya Sudah Diganti, Jangan Tertipu Bodi Mulus
-
30 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 8 Januari: Raih Kiper 113-115 dan Hadiah Bug
-
Game StarCraft Anyar Diprediksi Siap Bangkit, Mantan Petinggi Far Cry Terlibat?
-
Registrasi Kartu SIM Berbasis Biometrik, Mengapa Kemkomdigi Tak Boleh Serampangan?