Suara.com - Sebuah kapsul berbentuk peti mati yang memungkinkan penghuninya untuk bunuh diri telah melewati tinjauan hukum di Swiss, menurut penciptanya.
Mesin Sarco dapat dioperasikan dari dalam, hanya dengan berkedip jika orang tersebut menderita sindrom terkunci dan bekerja dengan mengurangi tingkat oksigen di dalam pod hingga di bawah tingkat kritis.
Prosesnya memakan waktu kurang dari satu menit dan proses kematian terjadi melalui hipoksia dan hipokapnia.
Hal ini dimaksudkan untuk memungkinkan seseorang meninggal dengan relatif damai dan tanpa rasa sakit.
Bunuh diri yang dibantu adalah legal di Swiss dan sekitar 1.300 orang menggunakan jasa organisasi eutanasia Dignitas and Exit tahun lalu.
Kedua perusahaan menggunakan obat barbiturat cair yang dapat dicerna, untuk menyebabkan koma yang dalam dalam waktu dua sampai lima menit, diikuti dengan kematian.
Pod bunuh diri adalah ciptaan Dr Philip Nitschke, dijuluki 'Dr Death', yang menjabat sebagai direktur organisasi nirlaba Exit International (tidak ada koneksi ke Exit).
Sarco, kependekan dari sarkofagus, dirancang untuk ditarik ke lokasi yang diinginkan pengguna, seperti pengaturan luar ruangan yang indah.
Kemudian, kapsul biodegradable dapat terlepas dari pangkalan untuk berfungsi sebagai peti mati, sebagaimana melansir lama Independent, Rabu (8/12/2021).
Baca Juga: Jumlah Penerima Bansos Meningkat, Bupati Garut: Angka Kemiskinan Naik
Dr Nitschke telah menghadapi tentangan dari penentang euthanasia, sebagian karena metode yang digunakan.
“Gas mungkin tidak akan pernah menjadi metode yang dapat diterima untuk bunuh diri yang dibantu di Eropa karena konotasi negatif dari Holocaust,” kata Dr Nitschke kepada The Independent dalam sebuah wawancara 2018.
Itu juga menuai kritik karena desainnya yang futuristik, yang menurut beberapa orang mengagungkan bunuh diri, serta aplikasi realitas virtual yang memungkinkan orang untuk "mengalami kematian virtual mereka sendiri".
Pengalaman VR ini ditampilkan di gereja Westerkerk di Amsterdam pada Funeral Expo 2018, memicu kekhawatiran dari dewan gereja.
“Westerkerk tidak akan pernah mendukung orang dengan menawarkan peralatan seperti yang dipromosikan oleh Dr Nitschke dan kami sangat bertanya-tanya apakah ini berkontribusi pada diskusi yang menyeluruh dan hati-hati seputar masalah ini,” ujar Jeroen Kramer, presiden dewan gereja Westerkerk.
Saat ini hanya ada dua prototipe Sarco, tetapi Exit International sedang mencetak 3D mesin ketiga yang diharapkan siap beroperasi di Swiss tahun depan.
Berita Terkait
-
10 Hotel di Bandung Terbaik 2021 untuk Liburan dan Staycation, Sejuk dan di Pusat Kota
-
Ini yang Bikin Garut Jadi PPKM Level 3 hingga Objek Wisata Ditutup Lagi
-
6 Artis Indonesia Keturunan Swiss, Jarang yang Tahu
-
Swiss Tidak Lagi Larang Pernikahan Pasangan Sesama Jenis
-
7 Hotel di Surabaya dengan Fasilitas Kolam Renang Rooftop 2021, Pemandangannya Wonderful
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Lionel Messi Bantah Argentina 'Anak Emas' FIFA: Kami ke Final karena Kerja Keras
-
Menembus Pelosok Desa, Kiprah Mantri BRI Perkuat Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan
-
Menapaki Jalan Berlumpur hingga Pelosok Desa, Mantri BRI Menjadi Penggerak Ekonomi Rakyat
-
5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
-
6 Cara Mencuci Sepatu Suede yang Benar, agar Tidak Kusam dan "Botak"
-
Animal Farm dan Cermin Politik Modern: Saat Kesetaraan Hanya Menjadi Slogan
-
Dari Medan Berlumpur hingga Desa Terpencil, Mantri BRI Hadir Menggerakkan Ekonomi Kerakyatan
-
GeForce RTX 3060 Hidup Kembali, GPU 12GB untuk Gaming 1080p dan AI Lokal
-
109 PPPK Paruh Waktu di Pemkot Malang Diupayakan Naik Kelas Jadi Penuh Waktu
-
Sitaan Fantastis di Kasus Korupsi Terbaru, Sejauh Mana Urgensi RUU Perampasan Aset?