Suara.com - Google berencana merilis game Android ke perangkat Windows pada 2022. Aplikasi yang tersedia di Google Play Games nantinya memungkinkan game dari Google Play Store dimainkan di di laptop, tablet, atau PC Windows.
"Mulai 2022, pemain akan bisa merasakan game Google Play favorit mereka di banyak perangkat, juga beralih dengan mulus antara ponsel, tablet, Chromebook, dan nantinya PC Windows," kata Greg Hartrell, Product Director of Games on Android and Google Play.
"Produk buatan Google ini akan membawa produk terbaik Google Play Games ke lebih banyak laptop dan desktop, dan kami sangat senang dapat memperluas platform kami ke para pemain agar menikmati game Android favorit mereka," tambahnya, dikutip dari The Verge, Minggu (12/12/2021).
Alex Garcia-Kummert selaku juru bicara Google menyatakan, aplikasi ini dibuat langsung oleh Google. Artinya, mereka belum bekerja sama dengan Microsoft, BlueStacks, atau pihak pembuat emulator lainnya.
Aplikasi ini juga dapat memungkinkan pemain untuk melanjutkan game yang sudah mereka mainkan di ponsel, tablet, atau Chromebook ke PC desktop.
Sejauh ini belum jelas teknologi apa yang dipakai Google untuk mendatangkan aplikasi Android di Windows. Namun perusahaan memastikan game bisa dimainkan secara lokal atau bukan melalui streaming via cloud.
"Ini akan menjadi aplikasi Windows asli yang digulirkan Google, yang bisa dipakai di Windows 10 atau lebih baru. Itu tidak akan menggunakan streaming game," tambah Hartrell.
Artinya, aplikasi baru Google tidak akan bergantung pada integrasi khusus dengan Windows 11. Google juga memastikan bahwa aplikasi akan disalurkan langsung oleh mereka.
Pengumuman Google ini disampaikan beberapa bulan usai Microsoft menguji kehadiran aplikasi Android di perangkat Windows 11. Microsoft sendiri menggunakan Windows Subsystem for Android untuk menjalankan aplikasi Android dari berbagai sumber.
Baca Juga: Klaim Ratusan Primogems, Kode Redeem Genshin 11 Desember 2021
Untuk menjalankannya, Microsoft bekerja sama dengan Amazon. Karena itulah aplikasi dan game Android yang tersedia bagi pengguna Windows 11 masih terbatas.
Peluang inilah yang kemudian dimanfaatkan Google atau penyedia emulator Android seperti BlueStacks untuk menghadirkan aplikasi dan game Android ke pengguna PC atau laptop.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Spesifikasi Lenovo Aurora GH15: Headset Gaming Murah dengan Baterai 1000 mAh
-
Vivo X Fold 6 Beri 'Sinyal Bahaya' pada Galaxy Z Fold 8, Apa Saja Fiturnya?
-
5 HP Gaming Rp2 Jutaan dengan RAM Besar dan Baterai Jumbo Menurut Review
-
Sony Luncurkan 1000X THE COLLEXION dengan Audio Premium dan Noise Cancelling Generasi Terbaru
-
Poco F8 Ultra Kembali Ready Stock, Usung Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan Performa Gaming Kelas Konsol
-
Kaspersky Ungkap Malware Argamal yang Menyamar dalam Game Dewasa, Hacker Bisa Kuasai Komputer Korban
-
Punya Uang Rp1,2 Juta Dapat HP Apa? Ini 5 Pilihan dengan Performa Terbaik Juni 2026
-
Microsoft Perluas Literasi AI di Indonesia, 50 Ribu Peserta Kantongi Sertifikasi Kecerdasan Buatan
-
Samsung Konfirmasi Exynos 2700, Siap Jadi Otak Galaxy S27 dan Tantang Snapdragon Generasi Terbaru
-
Startup Singapura Luncurkan Platform AI untuk UMKM Indonesia, Bantu Brand Kuasai Pencarian Google