Ilustrasi logo Gboard, keyboard virtual dari Google. [Shutterstock]
Suara.com - Kehadiran fitur auto correct atau koreksi otomatis dari Google Board memang memudahkan kita dalam meminimalisir kesalahan mengetik.
Namun, tidak semua pengguna merasa nyaman dengan adanya fitur ini. Terkadang kalian merasa risih karena adanya fitur koreksi otomatis.
Saat kalian mengetik dengan benar, tapi selalu mendapatkan koreksi dari papan ketik tersebut.
Berikut cara mematikan autocorrect di Android untuk GBoard.
Cara Pertama
- Masuklah ke menu pengaturan di HP android kalian
- Kemudian cari menu pilihan "pengaturan tambahan" > "Keyboard & metode input"
- Lalu klik menu pilihan "Gboard"
- Lalu secara otomatis kalian akan dibawa ke halaman pengaturan keyboard atau papan ketik tersebut
- Kemudian akan muncul beberapa menu pilihan kalian bisa memilih "koreksi teks"
- Lalu pada bagian "Koreksi Otomatis" gulirlah bulatan tersebut ke kiri hingga bulatan tersebut berubah menjadi warna abu-abu
- Maka secara otomatis autocorrect kalian dimatikan dan kalian tidak akan merasa terganggu dengan fitur tersebut.
Cara Kedua
- Munculkan lah papan ketik kalian atau keyboard, untuk lebih memudahkan nya bukalah Browser (Chrome maupun Google)
- Ketuklah kolom pencarian, kemudian papan ketik akan muncul
- Di bagian bawah papan ketik terdapat tanda baca koma "," di bagian bawah kiri
- Selanjutnya klik tanda baca "," tersebut selama beberapa waktu
- Lalu secara otomatis kalian akan dibawa ke halaman pengaturan keyboard atau papan ketik tersebut
- Kemudian akan muncul beberapa menu pilihan kalian bisa memilih "koreksi teks"
- Lalu pada bagian "Koreksi Otomatis" gulirlah bulatan tersebut ke kiri hingga bulatan tersebut berubah menjadi warna abu-abu
- Maka secara otomatis autocorrect kalian dimatikan dan kalian tidak akan merasa terganggu dengan fitur tersebut.
Selamat mencoba dan semoga berhasil! [Sofia Ainun Nisa]
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Termurah di Bawah 6 Juta, Pilihan Terbaik untuk Jangka Panjang
-
7 HP Midrange Snapdragon Terbaik 2026, Performa Kencang untuk Gaming dan Multitasking
-
Bocoran Spesifikasi Redmi Note 17 Series: Siap Meluncur Juli, Bawa Baterai 10.000 mAh
-
4 HP Redmi RAM Besar dan Kamera Terbaik 2026, Mulai Rp1 Jutaan
-
Antusiasme Komunitas OpenClaw dalam Mendorong Adopsi Agentic AI
-
Geothermal Indonesia Makin Canggih, Geo Dipa Energi Adopsi Teknologi Cloud
-
Pre Order GTA 6 Resmi Dibuka, Cek Detail Harganya di Indonesia
-
8 Lampu Emergency Portable Terbaik Bisa Dijadikan Power Bank, Solusi Praktis saat Mati Listrik
-
Lenovo Idea Tab Pro Gen 2 Resmi Dijual, Tablet AI dengan WPS Office PC Level dan Baterai 10.200mAh
-
Huawei MatePad Mini Resmi Meluncur, Tablet Mini Tertipis dan Teringan Dibanderol Rp8,9 Juta