Suara.com - Zona biru (blue zone) atau zona loot tingkat tinggi di Free Fire (FF) adalah lokasi terbaik untuk mendarat dan mendapatkan jarahan.
Seluruh tim dapat bersiap dengan mudah dan mengisi inventaris dengan loot.
Zona biru di setiap pertandingan adalah zona hot-drop parsial dalam game.
Pemain umumnya mendarat di lokasi ini untuk mendapatkan loot yang bagus dan keuntungan di awal permainan.
Namun, zona biru memiliki risiko jika pemain tidak menggunakan strategi yang baik, sehingga rawan membuat pemain tereliminasi lebih awal.
Dilansir dari Sportskeeda, Senin (3/1/2022), berikut ini lima kesalahan yang harus dihindari pemain saat berada di zona biru Free Fire:
1. Berhenti untuk menjarah semua item
Saat berada di zona biru, pemain perlu memprioritaskan jenis loot yang mereka butuhkan.
Mengambil semua loot akan membuat inventaris berantakan.
Fokus utama pemain harus tertuju pada senjata yang baik, baju besi atau armor tingkat atas, attachments, inhaler, dan item taktis.
Baca Juga: Worth It! 5 Skin Free Fire yang Harus Dikoleksi pada 2022
Medkit dan amunisi jauh lebih umum dan dapat ditemukan di tempat lain.
2. Menjarah di tempat terbuka
Zona biru adalah wilayah yang penuh dengan loot dan persediaan dapat ditemukan tergeletak di mana-mana.
Karena itu, berdiri dan menjarah di tempat terbuka adalah hal yang sering dilakukan pemain. Namun, ini harus dihindari dengan cara apa pun.
Pemain dapat disergap oleh lawan dengan dengan cepat tereliminasi jika tertangkap di tempat terbuka.
Untuk menghindarinya, disarankan menjarah di dalam ruangan dan bersembunyi saat memilih loot.
Tag
Berita Terkait
-
Kode Redeem FF 29 Desember 2021, Rebut Skin Gratis Akhir Tahun
-
Perhatian Survivors! Berikut 25 Istilah Free Fire yang Harus Diketahui
-
Menutup Tahun Ini, Berikut 10 Game Terpopuler Sepanjang 2021
-
5 Pet Free Fire yang Pantas Dapatkan Buff di 2022
-
Segera Tukar Kode Redeem FF 28 Desember 2021, Ada Engineer Weapon Loot Crate
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Termurah di Bawah 6 Juta, Pilihan Terbaik untuk Jangka Panjang
-
7 HP Midrange Snapdragon Terbaik 2026, Performa Kencang untuk Gaming dan Multitasking
-
Bocoran Spesifikasi Redmi Note 17 Series: Siap Meluncur Juli, Bawa Baterai 10.000 mAh
-
4 HP Redmi RAM Besar dan Kamera Terbaik 2026, Mulai Rp1 Jutaan
-
Antusiasme Komunitas OpenClaw dalam Mendorong Adopsi Agentic AI
-
Geothermal Indonesia Makin Canggih, Geo Dipa Energi Adopsi Teknologi Cloud
-
Pre Order GTA 6 Resmi Dibuka, Cek Detail Harganya di Indonesia
-
8 Lampu Emergency Portable Terbaik Bisa Dijadikan Power Bank, Solusi Praktis saat Mati Listrik
-
Lenovo Idea Tab Pro Gen 2 Resmi Dijual, Tablet AI dengan WPS Office PC Level dan Baterai 10.200mAh
-
Huawei MatePad Mini Resmi Meluncur, Tablet Mini Tertipis dan Teringan Dibanderol Rp8,9 Juta