Suara.com - MGID, pelopor global inovatif dalam native advertising memperkenalkan Safety Ranking di negara tempat mereka beroperasi.
“Kami bangga menjadi platform iklan pertama yang memperkenalkan konsep Safety Ranking di Indonesia," kata Moch. Rifki, Head of Publisher Development MGID Indonesia & Malaysia dalam keterangan resminya, Selasa (4/1/2022).
Menurutnya, salah satu pilar utama bisnis adalah komitmen untuk menjaga kualitas iklan.
"Dengan Safety Rankings, kami mendukung mitra kami dalam mencapai ROI tinggi melalui konten iklan yang bernilai, bersih, aman, dan memberikan pengalaman pengguna yang sangat baik,” ujarnya.
Konten native advertising berkembang dengan pesat dalam lima tahun terakhir.
Jjumlah pengeluaran untuk native ad meningkat tiga kali lipat dan click through rate (CTR) meningkat dua kali lipat dibanding iklan display tradisional.
Hal ini menjadikan native ad sebagai pilihan utama bagi pengiklan yang ingin membangun engagement dengan konsumen.
Kelebihan utama native ad terletak pada kemampuannya dalam membaur dengan konten sekitarnya atau media tempat iklan tersebut ditampilkan.
Di sisi lain, kualitas native ad menjadi hal penting dalam mendorong konsumen untuk merespon pesan dalam iklan tersebut.
Baca Juga: Luno Catatkan Pertumbuhan Transaksi 4X Lipat dan Pengguna Naik 75 Persen
Creative Safety Ranking MGID
Untuk memberikan pengalaman positif bagi pengguna, MGID memperkenalkan Creative Safety Ranking, atau peringkat keamanan kampanye yang mengidentifikasi benda dan kampanye mana yang bisa diterima di seluruh jaringan publisher iklan.
Publisher bisa memilih sendiri kualitas dari bar iklan di situs mereka. Peringkat keamanan ini dapat membantu menyingkirkan kampanye-kampanye berkualitas rendah.
Keamanan menjadi kata kunci dari fitur ini. Setelah sebuah kampanye dinilai baik, maka isi dari kampanye itu akan dinilai aman untuk dilihat, baik dari sisi peraturan maupun konten dan teknis.
Semakin tinggi nilai atau peringkat keamanannya maka semakin tinggi skalabilitas dari kampanye iklan tersebut di seluruh jaringan.
Dengan safety ranking, publisher bisa menjaga platform mereka tetap bersih dengan monetisasi yang menguntungkan, menghasilkan kualitas lebih baik dan memberikan pengguna pengalaman terbaik dan konten yang sesuai.
Tag
Berita Terkait
-
Spotify Wrapped 2021 Telah Dirilis, Inilah Artis yang Paling Banyak Diputar Secara Global
-
Jika Prestasi Seseorang Ditentukan Oleh Jumlah Like di Media Sosial
-
Kolaborasi Dua Platform Digital Ini, Siap Hadirkan 3 Artis Asia Ternama
-
5 Alasan Mencoba Aplikasi Video Pendek
-
Lakukan Tes Ini untuk Membuktikan Apakah Facebook Menguping Percakapan Anda?
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement