Suara.com - Set Top Box (STB) merupakan alat yang dapat membuat TV analog mampu menangkap sinyal digital.
Pemerintah diketahui akan memindahkan siaran TV analog atau Analog Switch Off maksimal pada 22 November 2022.
Sebelum itu, para pengguna TV analog dapat menggunakan STB untuk menerima siaran TV digital.
Saat ini, berbagai produsen telah mengeluarkan STB untuk menunjang peralihan tersebut.
Dengan banyaknya merek dagang yang beredar, kamu harus berhati-hati dalam membeli STB.
Berikut ini empat cara aman yang harus kamu tahu sebelum membeli Set Top Box berdasarkan akun Kemenkominfo:
1. Sertifikasi Kominfo
Kamu harus memilih STB yang telah dilengkapi dengan sertifikat dari Kominfo agar STB bisa digunakan dan semua fitur siaran digital berfungsi optimal.
2. Sesuaikan kebutuhan
Baca Juga: Kominfo Dorong Komitmen Penyelenggara Multipleksing Penuhi Kebutuhan Set Top Box Gratis
Banyak produsen telah merilis STB di pasaran saat ini. Setiap merek akan menawarkan harga dan fitur yang berbeda-beda.
Kamu harus pintar memilih STB yang tepat sesuai dengan kebutuhan pengguna.
3. Lihat review
Sebelum membeli, ada baiknya untuk melihat review yang beredar di internet. Pengguna harus mengetahui kelebihan dan kekurangan STB beserta fitur yang ditawarkan.
4. Bertanda khusus
STB yang aman digunakan memiliki tanda khusus di kemasan, seperti DVB-T2, keterangan Siap Digital, atau gambar MODI.
Perlu diketahui, STB juga memiliki nama lain seperti dekoder, receiver, converter, atau pengubah sinyal.
Sehingga kamu tidak perlu bingung jika menemukan nama yang berbeda.
Dengan Set Top Box, kamu yang masih menggunakan TV analog akan tetap bisa menerima siaran digital. Pastikan untuk memilih Set Top Box berstandar DVB-T2.
Berita Terkait
-
Kominfo Upayakan Subsidi Set Top Box Agar Masyarakat Tak Mampu Bisa Akses TV Digital
-
KPI Berharap Masyarakat Mudah Peroleh Set Top Box TV Digital
-
Kominfo: Migrasi ke TV Digital Bukan Kiamat, Harga Set Top Box Murah
-
Pemerintah Bagikan Set Top Box TV Digital Mulai Juli 2021
-
Lembaga Penyiaran Diminta Sosialisasikan TV Digital Agar Penonton Tak Susah Cari Channel
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga