Suara.com - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate memastikan persiapan Analog Switch Off (ASO) tahap pertama sudah mencapai 100 persen dari segi infrastruktur.
Meski demikian, terkait mekanisme sosialiasi serta distribusi set-top-box (STB) kepada rumah tangga miskin masih dalam kajian bersama para penyelenggara multipleksing yang sudah terpilih.
“Untuk tahap satu ASO, seluruhnya infrastruktur telah selesai. Itu artinya nanti pada saat kita laksanakan migrasi analog ke digital, infrastrukturnya sudah siap. Nah yang belum siap di tahap satu adalah perangkat penerimanya, yaitu TV milik masyarakat,” kata Plate dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama TVRI dan Komisi I DPR RI di Jakarta, Selasa (12/1/2022).
Pada ASO tahap pertama, Kementerian Kominfo menjelaskan dibutuhkan sekitar 3 juta STB. Dari segi kewajiban para penyelenggara multipleksing yang telah terpilih diwajibkan memberikan STB kepada rumah tangga miskin.
Selain para penyelenggara multipleksing, Kementerian Kominfo menurut Peraturan Pemerintah (PP) tentang Pos, Telekomunikasi, dan Penyiaran (Postel Siar) 46/2021 juga memiliki kewajiban serupa.
Khusus Kementerian Kominfo ditentukan harus menyediakan 1 juta STB, dan saat ini tengah melakukan pelelangan bagi pihak ketiga untuk bisa mendistribusikannya kepada masyarakat.
Pihak ketiga itu nantinya tidak hanya menyiapkan alur distribusi tapi juga akan memverifikasi penerima bantu STB hingga memastikan perangkat STB di pasang di rumah penerima bantuan. Sementara sisa kekurangan STB yang belum tercukupi akan dipenuhi oleh para penyelenggara multipleksing.
Hal inilah yang tengah dibahas oleh Kementerian Kominfo dan para penyelenggara multipleksing agar pelaksanaan ASO tahap pertama bisa berjalan tepat waktu.
Kominfo juga mengajak DPR Komisi I untuk bisa ikuti memitigasi bersama terkait pemberian STB kepada masyarakat yang telah ditentukan sehingga pada akhirnya program nasional ini bisa berjalan dengan maksimal.
Baca Juga: Begini Cara Daftar Penerima Set Top Box TV Digital Gratis dari Kominfo
“Ini harus kita mitigasi bersama. Saya berterimakasih sekali untuk kesediaan Komisi I mau memitigasi ini, karena sukses ini (ASO), ada sukses kita bersama. Itu tugas kita bersama- sama,” ujar Johnny.
ASO tahap 1 akan berlangsung pada akhir April 2022 dengan sasaran 166 Kabupaten/ Kota.
Rapat itu pun menghasilkan kesimpulan bahwa Kementerian Kominfo harus memastikan infrastruktur penyiaran digital yang mendukung kelancaran ASO tersedia di setiap wilayah siaran di Indonesia termasuk wilayah perbatasan dan 3T serta wilayah non-ASO.
Selain itu, Kemenkominfo juga harus memastikan ketersediaan STB sesuai kebutuhan masyarakat dengan mekanisme yang jelas merujuk pada tahapan ASO yang telah ditetapkan.
Kemenkominfo juga harus melakukan fungsi pengawasan dalam pendistribusian STB agar tepat sasaran dan merata merujuk pada data yang relevan dan akurat. [Antara]
Berita Terkait
-
Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
-
Apakah Smart TV Perlu STB? Ini 5 Rekomendasi TV Digital yang Murah tapi Berkualitas
-
Mending TV Digital atau Smart TV? Ini 5 Pilihan TV Murah dan Hemat Listrik
-
7 Rekomendasi TV Digital 32 Inch Watt Rendah Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Keluarga
-
Diperiksa di Bui, Plate Lempar Tanggung Jawab Proyek PDNS ke Bawahan yang Jadi Tersangka
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Viral Pemblokiran Rekening Warga di Bank Mandiri, Bagaimana Regulasinya?
-
Prabowo Copot M Nasir dari Sekda Aceh, Pemprov: Tak Ada Masalah Apa-apa
-
Epixlore Gelar Time Trial di Bandung Jelang BDG100 Ultra, Hadiah Utamanya Seekor Kambing
-
Sosok Sespri Prabowo, Rizky Irmansyah: Karier, Jabatan, dan Gaji
-
Meriahkan HUT Kemerdekaan, Turnamen Sepak Bola di Kabupaten Tangerang Sukses Digelar
-
Pemprov DKI Kaji Usulan Penghapusan Jalur Sepeda di Jakarta
-
Rektor Unsoed Jadi Tersangka KPK, Kemdiktisaintek Tunjuk Ali Rokhman sebagai Plt
-
Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Pekanbaru Sangat Tidak Sehat
-
Kabut Asap Karhutla Ganggu Bandara SMB II Palembang, 6 Penerbangan Harus Tertunda
-
Hadapi El Nino, Meki Fritz Nawipa Siapkan Helikopter hingga Satgas Kampung