Suara.com - Seorang bayi dari pasangan Kimberly Byers dan Glenn lahir pada usia 24 minggu dan memiliki berat yang sama dengan sekaleng tomat atau sekitar 600 gram.
Sang ibu berusia 33 tahun itu melahirkan bayi lelaki yang diberi nama Rory pada Juni melalui operasi caesar.
Mengingat kondisinya yang prematur saat lahir, Rory mengalami infeksi usus, harus menjalani 14 transfusi darah, dan terinfeksi kuman MRSA yang kebal antibiotik.
Menurut keterangan Kimberly, Rory yang memiliki saudara lelaki berusia tiga tahun bernama Zak itu, berjuang mati-matian untuk hidup dan hampir beberapa kali meninggal dunia.
"Ini adalah perjalanan yang cukup melelahkan. Kami menyaksikannya hampir meninggal dunia beberapa kali," kata Kimberly yang tinggal di St Neots, Cambridgeshire, seperti dikutip dari Mirror, Senin (22/1/2022).
Ibu dua anak ini harus melakukan perjalanan sejauh 23 mil setiap hari ke Rumah Sakit Addenbrooke, Cambridge, untuk menemui bayinya.
Di tengah kekhawatirannya pada kondisi kesehatan Rory, ia juga cemas dengan biaya persalinan dan perawatan Rory karena mulai kehabisan dana.
Sang suami bekerja sebagai manajer penjualan dan Kimberly berencana kembali bekerja sebagai pengasuh, tapi tidak tega jika harus meninggalkan buah hatinya.
Teman-teman Kimberly juga menggalang dana melalui halaman GoFundMe, sebagai bentuk dukungan kepada pasangan tersebut dalam mengatasi kekurangan pembayaran persalinan.
Baca Juga: Bercanda Pilih Jodoh Anak Raffi-Gigi, Ekspresi Bayi Baru Lahir ini Jadi Sorotan: Mikir Keras
Dalam halaman penggalangan Dana, Kimberly bercerita mengenai pengalamannya saat melahirkan bayinya.
Ia mengaku air ketubannya pecah pada 15 Juni dan tidak percaya karena ia baru hamil selama 24 minggu.
Setelah dibawa ke rumah sakit, Kimberly dinyatakan terkena sepsis, sebuah komplikasi infeksi yang mengancam jiwa.
Tim dokter setempat memutuskan untuk mengeluarkan bayinya dari dalam perut melalui operasi demi menyelamatkan nyawa sang ibu.
Hingga kini, bayi Rory masih berada di rumah sakit dan belum diketahui kapan pihak rumah sakit akan memperbolehkan bayi tersebut pulang ke rumah untuk berkumpul bersama keluarganya.
Berita Terkait
-
Kado untuk Aurel Hermansyah Jelang Persalinan Disorot, Dapat Stroller dan Setelan Baju Bayi Rp45 Juta
-
11 Potret Anak Artis yang Lahir Lewat Program Bayi Tabung, Perkembangannya Jadi Perhatian
-
Dekap Rayyanza, Penampakan Gendongan Ratusan Ribu Milik Nagita Slavina Bikin Salfok Warganet
-
Jangan Menindik Telinga Anak Sejak Bayi, Ini 5 Risikonya yang Mengancam!
-
Tak Banyak yang Tahu, Ini Manfaat Vitamin K Bagi Bayi
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
3 Shio Paling Beruntung Pekan Ini, Ketiban Rezeki dan Kesuksesan Mulai 10 Agustus 2026
-
Teks Dasa Darma dan Tri Satya Pramuka, Lengkap dengan Tips Mudah Menghafalnya
-
Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?