- Harga rata-rata nasional cabai rawit merah di pasar tradisional menembus Rp100.700 per kilogram pada Minggu (4/10/2026).
- Kenaikan harga juga terjadi pada seluruh kelompok cabai lainnya, seperti cabai merah besar dan cabai merah keriting.
- Komoditas beras nasional relatif stabil, sementara sektor protein hewani, bawang, dan minyak goreng mengalami dinamika variatif.
Suara.com - Harga cabai rawit merah di pasar tradisional secara nasional rata-rata menembus angka psikologis Rp100.000 per kilogram pada Minggu (4/10/2026). Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional Bank Indonesia melalui situs resmi bi.go.id/hargapangan, harga komoditas tersebut tercatat berada di level Rp100.700 per kilogram.
Kenaikan harga cabai rawit merah ini mencatatkan peningkatan sebesar 4,41 persen atau naik Rp4.250 per kilogram dibandingkan hari sebelumnya. Tren lonjakan harga juga mewarnai seluruh kelompok komoditas cabai lainnya:
- Cabai Merah Besar: Mencatatkan kenaikan persentase tertinggi sebesar 10,02 persen (naik Rp5.750) menjadi Rp63.150 per kg.
- Cabai Merah Keriting: Naik 7,87 persen (naik Rp5.450) menjadi Rp74.700 per kg.
- Cabai Rawit Hijau: Naik 3,68 persen (naik Rp2.500) menjadi Rp70.450 per kg.
Berbeda dengan komoditas hortikultura pedas yang melonjak tajam, harga beras di tingkat nasional relatif stabil. Beras kualitas medium I hanya mengalami kenaikan tipis 0,3 persen (naik Rp50) menjadi Rp16.650 per kilogram, sedangkan medium II bertahan di level Rp16.400 per kilogram.
Untuk beras kualitas bawah I dan II masing-masing tercatat sebesar Rp14.900 dan Rp14.700 per kilogram. Sementara beras kualitas super I dan II tidak mengalami perubahan harga, masing-masing berada di posisi Rp17.950 dan Rp17.350 per kilogram.
Di sektor bumbu dapur:
- Bawang Merah (Ukuran Sedang): Turun tipis 0,13 persen (turun Rp50) menjadi Rp37.400 per kg.
- Bawang Putih (Ukuran Sedang): Naik tipis 0,13 persen (naik Rp50) menjadi Rp39.050 per kg.
Perkembangan Sektor Protein Hewani, Gula, dan Minyak Goreng
Dinamika variatif juga terjadi pada komoditas protein hewani. Harga daging sapi kualitas 1 mengalami kenaikan 0,1 persen menjadi Rp152.700 per kilogram, dan kualitas 2 naik 0,52 persen menjadi Rp144.000 per kilogram.
Sebaliknya, harga daging ayam ras segar melandai 0,24 persen menjadi Rp41.950 per kilogram, serta telur ayam ras segar turun 0,17 persen ke level Rp29.900 per kilogram.
Pada komoditas gula pasir dan minyak goreng:
- Gula Pasir Premium: Naik 0,25 persen menjadi Rp20.400 per kg (gula lokal stabil di Rp19.150 per kg).
- Minyak Goreng Curah: Turun 0,49 persen menjadi Rp20.300 per kg.
- Minyak Goreng Kemasan Bermerk 1: Stabil di angka Rp24.350 per kg.
- Minyak Goreng Kemasan Bermerk 2: Naik 0,21 persen menjadi Rp23.550 per kg.