Suara.com - Google merayakan Imlek atau Tahun Baru China yang jatuh pada 1 Februari 2022 lewat doodle berbentuk macan, didominasi warna merah pada halaman awal pencarian.
Google doodle tersebut memperlihatkan seekor macan sebagai simbol Tahun Macan, dibuat animasi tengah memainkan bunga sakura di hadapannya dan kincir angin menggunakan ekor.
Di depannya tampak gambar dumpling di atas piring berwarna merah yang dimakan oleh macan tersebut.
Tak hanya itu, doodle tersebut juga menampilkan berbagai hal yang khas dengan perayaan Imlek, seperti lampion, angpao, ikan, hingga jeruk mandarin.
Masing-masing makanan dan hiasan yang ditampilkan dalam doodle tersebut memiliki makna tersendiri. Misalnya, ikan yang mewakili kelimpahan dan jeruk mandarin yang menandakan keberuntungan.
Umumnya, saat Tahun Baru China, banyak orang akan membersihkan rumah sebagai cara untuk menghilangkan nasib buruk dari tahun sebelumnya.
"Dengan lentera bercahaya dan makanan tradisional, doodle hari ini menyambut Tahun Macan pada hari pertama Tahun Baru Imlek," tulis Google dalam laman resmi doodle.
Berbeda dengan perayaan yang terkait dengan kalender Gregorian Matahari, orang-orang di seluruh dunia menyelaraskan perayaan Tahun Baru China berdasarkan sistem kalender China lunisolar kuno, yang mengikuti siklus Bulan dan Matahari.
Ketika pengguna mengklik doodle tersebut di halaman awal pencarian, pengguna akan mendapatkan artikel apa pun yang berhubungan dengan Imlek.
Baca Juga: Dipercaya Membawa Banyak Keberuntungan, 7 Makanan Khas Imlek dan Maknanya
Tak hanya itu, akan ada animasi kembang api yang meluncur dari bagian bawah halaman pencarian dan kembang api tersebut meledak hingga membentuk kepala macan.
Bahkan, ketika pengguna mengetik pada bilah pencarian "Tahun Baru China" atau "Tahun Baru Imlek", animasi kembang api serupa juga akan muncul.
Kamu dapat mengulangi animasi kembang api tersebut dengan mengklik ikon kembang api di bagian tengah halaman pencarian, tepat di sebelah tombol berbagi.
Selain di Indonesia, doodle ini juga muncul di Australia, Selandia Baru, Filipina, Malaysia, Thailand, Taiwan, Kamboja, Rusia, Latvia, Jerman, Lituania, Republik Ceko, Inggris, Perancis, Brasil, Peru, Argentina, Chili, Meksiko, Amerika Serikat, dan Kanada.
Tag
Berita Terkait
-
Ketujuh Legenda Menyemarakkan Paralimpiade 2020 Tampil di Google Doodle Hari Ini
-
Google Doodle Hari Ini Paralimpiade Tokyo Disemangati Kijimuna
-
Google Doodle Hari Ini Meriahkan Paralimpiade Tokyo Bersama Putri Otohime
-
Google Doodle Rayakan Paralimpiade Tokyo 2020 Bersama Tengu
-
Sambut Paralimpiade Tokyo 2020, Google Doodle Kembali Hadirkan Champion Island Game
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung