Suara.com - Setelah secara resmi memutuskan untuk rehat dari pro scene, banyak yang lalu bertanya-tanya pada Tuturu mengenai kemungkinan dirinya untuk menjadi pelatih atau analis dalam tim.
Dalam live streaming di Instagram, Tuturu akhirnya memberikan jawaban mengenai kemungkinan dirinya menjadi pelatih maupun analis dalam sebuah tim Mobile Legends.
Mengenai hal tersebut, kings of marksman Indonesia ini mengaku bahwa dirinya sama sekali tidak tertarik untuk menjadi pelatih maupun analis. Diakui oleh Tuturu, tugas dua peran ini begitu besar dalam berbagai turnamen.
"Tidak, saya sama sekali tidak tertarik menjadi pelatih dan analis. Peran pelatih dan analis mungkin sama besarnya di turnamen, tapi feel-nya berbeda" ungkap Tuturu.
Lebih lanjut, Tuturu mengaku bahwa dirinya memiliki kepribadian yang cukup keras sehingga tidak mungkin dapat bertugas sebagai pelatih yang baik.
"Saya tipe orang yang keras, jadi tidak akan bisa melatih dengan baik," lanjutnya.
Beberapa waktu lalu, mantan pentolan RRQ Hoshi ini memutuskan untuk rehat dari pro scene Mobile Legends. Diduga keputusan Tuturu ini karena masalah kesehatan yang ia alami.
Sampai saat ini, Tuturu masih begitu aktif sebagai seorang streamer. Dalam beberapa kesempatan, dirinya sempat mencoba sejumlah game populer.
Baca Juga: Rincian Hadiah MPL ID Season 9 Mobile Legends, Juara 1 Kantongi Rp 2 Miliar
Berita Terkait
-
Latih Timnas Malaysia, Kim Pan-gon Bawa Asisten Pelatih Barcelona
-
Pelatih Inter Milan Simone Inzaghi Disanksi Gara-gara Omeli Wasit
-
Klaim Kode Redeem ML 9 Februari 2022, Tukar Premium Skin Fragment
-
Kasus Pelecehan Seksual Pelatih Futsal GJ Terkuak, Dinsos Bogor Minta Masyarakat Berani Bersuara
-
5 Game MOBA Android Terbaik Februari 2022
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis