Suara.com - Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) menilai kebutuhan internet di Indonesia terus meningkat, dipicu pandemi COVID-19.
"Sejak pandemi, kebutuhan konektivitas baru luar biasa," kata Ketua APJII, M. Arif Angga dalam sebuah webinar, Jumat (11/2/2022).
APJII tidak menyebutkan secara gamblang berapa besar peningkatan kebutuhan internet dari tahun ke tahun. Tapi, sejak pandemi, menurut Arif, jumlah penyelenggara jasa internet bertambah sekitar 200 perusahaan dalam dua tahun pandemi.
Saat ini jumlah penyelenggara jasa internet di Indonesia mencapai 700 an perusahaan. APJII memperkirakan jika kebutuhan internet terus bertambah, dalam tiga tahun jumlah ISP di Indonesia bisa menyentuh angka 1.000.
"Permintaan internet sudah tidak lagi di kota besar, bahkan sampai ke desa-desa. Ini sudah menjadi kebutuhan dasar masyarakat," kata Arif.
Urusan konektivitas digital di Indonesia menjadi pekerjaan rumah yang belum selesai. Pemerintah menargetkan bisa menuntaskan pembangunan infrastruktur telekomunikasi berupa menara seluler tahun ini.
APJII menilai kondisi geografis dan jumlah penduduk yang sangat besar memberikan tantangan bagi penyelenggara jasa internet. Keadaan ini ditambah situasi pandemi, yang memaksa orang harus terhubung ke internet untuk menyokong kegiatan sehari-hari, terutama dalam berbisnis.
"Konektivitas adalah tulang punggung, segala kegiatan harus pakai internet. Tanpa tulang punggung ini, kita tidak bisa produktif di era pandemi," kata Arif.
Internet juga menjadi hal yang paling penting dalam mendukung cita-cita Indonesia menjadi negara dengan ekonomi digital terbesar beberapa tahun lagi. Tanpa konektivitas, ekonomi digital tidak bisa berjalan seperti yang diharapkan.
Baca Juga: Tegas, APJII Jamin Pusat Data di Gedung Cyber 1 Jakarta Aman Pasca Kebakaran
Survei internet APJII pada 2019-2020 menyebutkan pengguna internet di Indonesia mencapai 196,71 juta jiwa dari total jumlah penduduk 266,91 juta jiwa. Dengan kata lain, penetrasi internet di Indonesia sebesar 73,7 persen, meningkat dibandingkan survei pada 2018 sebesar 64,8 persen.
Pada periode survei tersebut, pengguna internet tumbuh 8,9 persen atau sejumlah 25.537.353,5 juta jiwa. [Antara]
Berita Terkait
-
APJII: Penetrasi Internet Indonesia 2026 Capai 81,72 Persen, Jawa Masih Mendominasi
-
Bukan Gen Z, Generasi Milenial Indonesia Paling Sering Gunakan Pinjol
-
Riset: Shopee Jadi Ecommerce Favorit Orang Indonesia 2025, Unggul Telak dari TikTok Shop dkk
-
Lelang 1.4 GHz Dibuka, APJII: Jangan Sampai Harga Internet Makin Mahal!
-
Asosiasi Targetkan Hilirisasi Digital dan Akses Internet Merata di Indonesia
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Dikurung sebab Berbahaya, Dicintai sebab Berbeda: Juliette dalam Shatter Me
-
Melebihi Target, 4.000 Orang Registrasi Festival Yacht Gratis di Benoa
-
Baru Debut Langsung Nyekor, Aksi Striker Timnas Garuda Bikin Juara Belanda Gigit Jari
-
Wamenpar Ni Luh Puspa Sebut Perilaku Wisatawan Berubah, Incar Taman Rekreasi hingga Atraksi Wisata
-
7 Kebiasaan yang Bikin AC Boros Listrik, Sering Menyalakan dan Mematikan Salah Satunya
-
Ulasan Seasons of Blossom: Mengurai Luka, Duka, dan Tekanan Masa Remaja
-
Dari Balap Karung ke Mobile Legends, Transformasi Tradisi di Tangan Gen Z
-
Gubernur Khofifah: Jatim Jaga Daya Beli, Masyarakat Pasuruan Serbu Pasar Murah & Bendera Merah Putih
-
Tabrakan Kereta Barang vs Kereta Penumpang 19 Orang Jadi Korban di Kroasia
-
Moga Bunda Disayang Allah: Kisah Haru tentang Kasih Sayang dan Perjuangan