Suara.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengaku sudah tahu PeduliLindungi hilang dari toko aplikasi Apple, App Store. Kini Kominfo sedang berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan dan Apple untuk mengatasi masalah ini.
Seperti diwartakan sebelumnya warganet pada Senin (21/2/2022) mengungkapkan bahwa PeduliLindungi hilang di App Store. Belum ada penjelasan resmi dari Appel dan pemerintah soal ini.
"Kementerian Kominfo telah melakukan koordinasi dengan Kementerian Kesehatan terkait dengan status aplikasi PeduliLindungi di App Store," kata Dedy saat dikonfirmasi Suara.com, Senin (21/2/2022).
Dedy mengatakan kalau saat ini terjadi perubahan status PeduliLindungi di App Store. Akibatnya, aplikasi tersebut tidak muncul saat diketik di kolom pencarian.
"Kementerian Kesehatan sedang berkoordinasi dengan pihak Apple Amerika Serikat dan tengah mengusahakan agar PeduliLindungi dapat kembali publik melalui proses reupload aplikasi," sambung Dedy.
Dedy juga mengatakan kalau pengguna iOS di Indonesia bisa mengakses PeduliLindungi melalui link alternatif sembari menunggu proses reupload.
"Sembari menunggu proses reupload, para pengguna IOS dapat mengakses link alternatif https://apps.apple.com/us/app/pedulilindungi/id1504600374 untuk langsung terhubung dengan aplikasi PeduliLindungi di App Store," jelasnya.
Sebelumnya diberitakan kalau beberapa pengguna iOS mengeluhkan hilangnya aplikasi PeduliLindungi di App Store. Keluhan mereka ini disampaikan lewat media sosial Twitter.
Berdasarkan pantauan Suara.com di App Store pada Senin (21/2/2022) pukul 11.26 WIB, aplikasi PeduliLindungi memang tak bisa dicari. Namun jika ponsel sudah menginstal PeduliLindungi sebelumnya, aplikasi tetap muncul dan masih mendapatkan pembaruan.
Baca Juga: Kominfo: Beli Set Top Box Bersertifikat untuk Nonton TV Digital
Sementara untuk di toko aplikasi Google Play Store untuk ponsel Android, aplikasi PeduliLindungi masih bisa ditemukan dan diunduh.
Berita Terkait
-
Setelah Bertahun-tahun Hilang, Fortnite Resmi Kembali ke App Store
-
Kasus Korupsi Eks Dirjen Kominfo Semuel Abrijani: Apa Alasan Jaksa Menunda Pembacaan Tuntutan?
-
Game A Space for the Unbound Jadi Finalis Apple App Store Awards 2025
-
5 Aplikasi untuk Hapus Objek di Foto, Dijamin Gratis dan Hasil Alami
-
Viral Kuota Internet 50 GB Gratis Jelang Hari Kemerdekaan, Begini Penjelasan Resminya
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
Terkini
-
Ekspansi ke DIY, VinFast Resmikan Dealer Perdana di Sleman dan Promo Bebas Biaya Tukar Baterai
-
KPK Kejar Jejak Setoran Rp4,1 Miliar, Saksi Kasus Etik Suryani Mulai Diperiksa
-
Analisa: Kenapa Iran Rugi Besar karena Arab Saudi Diserang PMF Irak dan Houthi Yaman?
-
Geisz Chalifah Dipanggil KPK, Kasus Gratifikasi Tambang Batu Bara Rita Widyasari Kembali Bergulir
-
Pekerja Bangunan di Blitar Meregang Nyawa Saat Memlester Dinding, Polisi Selidiki Penyebabnya
-
A Spoonful of the Sea, Tradisi Ulang Tahun Korea yang Menghangatkan Hati
-
Pemkab Siak Klaim Tangani 152 Km Jalan Kabupaten yang Rusak
-
Rilis Final Trailer Film "Dan Bandung", Kisah Perjuangan Cinta Yang Siap Mengaduk Emosi Penonton
-
Buku The Principles of Power: Seni Menguasai Pengaruh Secara Etis
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi