Suara.com - Bukalapak kembali membuka pembelian kelas program Kartu Prakerja gelombang 23. Para peserta Kartu Prakerja dapat memilih lebih dari 100 kelas pelatihan baru sesuai minat dan kebutuhan mereka.
President, Commerce & Fintech Bukalapak, Victor Lesmana mengatakan, partisipasi Bukalapak dalam program Kartu Prakerja adalah bentuk komitmen untuk bergotong-royong dengan berbagai pihak. Ini turut dimaksudkan juga ikut menyukseskan program pemerintah dalam membantu masyarakat mengatasi dampak sosial dari pandemi.
"Kami antusias untuk kembali memfasilitasi proses pembelian kelas pelatihan Kartu Prakerja di gelombang 23 ini, dan berharap dapat berkontribusi mendukung lahirnya pelaku-pelaku usaha baru yang tidak hanya dapat melewati tantangan dari pandemi, tapi juga berkontribusi terhadap pemulihan ekonomi nasional," kata Victor dalam keterangannya, Rabu (9/3/2022).
Di gelombang ini, para peserta yang melakukan pembelian kelas pelatihan di Bukalapak juga berkesempatan untuk menikmati beragam insentif. Baik itu pulsa dan paket data dari Prakerja Bonus Pulsa, gratis ongkir dan diskon saat berbelanja di Bukalapak, hingga hadiah motor dan modal usaha dari Kompetisi Prakerja 2022 yang berlangsung pada 24 Februari sampai 31 Maret 2022.
Sejak pemerintah mencanangkan program Kartu Prakerja pada tahun 2020, Bukalapak telah berpartisipasi dengan menjadi platform penyedia berbagai kelas pelatihan yang diselenggarakan oleh sejumlah Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) di Indonesia.
Dari tahun 2020 hingga 2021, pertumbuhan jumlah peserta program Kartu Prakerja yang mengakses kelas-kelas pelatihan melalui Bukalapak mencapai dua kali lipat
Berita Terkait
-
BUKA Kantongi Pendapatan Rp 4 T di Semester I 2026, Ditopang Segmen Gaming
-
MultiRealm Games Bidik Amerika Latin hingga Eropa di Tengah Ledakan Industri Game
-
Bukalapak Bangun Mesin Pertumbuhan Baru, Teknologi Gaming Jadi Senjata Ekspansi Global Lewat Joytify
-
Bukalapak Bertransformasi: Bukan Lagi E-Commerce, Gaming Kini Sumbang Hampir 90 Persen Pendapatan
-
"Ini Bukan Keputusan yang Mudah" Akankah Tokopedia Bakal Senasib dengan Bukalapak?
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan