Suara.com - Poco Indonesia mengungkapkan laporan penjualannya yang memuaskan selama tahun 2021. Di periode itu, ponsel Poco terjual lebih dari 1,6 juta unit, naik 11 kali lipat dari 140.000 ribu unit dari tahun 2020.
"Ini karena kami selalu mengutamakan value sesuai slogan, performa ekstrem dan harga ekstrem," ujar Head of Marketing Poco Indonesia, Andi Renreng, dalam konferensi pers virtual, Selasa (29/3/2022).
Setidaknya ada dua faktor yang membantu meningkatkan penjualan ponsel Poco di Indonesia. Pertama adalah portofolio, kedua adalah perubahan kebiasaan di tahun 2021.
Faktor pertama, kata Andi, produk Poco selama tahun 2021 dinilai cukup banyak. Di tahun itu, Poco mengeluarkan seri lengkap mulai dari M series, X series, dan F series.
Di seri M ada Poco M3 dan Poco M3 Pro 5G, lalu seri X ada Poco X3 Pro dan Poco X3 GT, sementara seri F ada Poco F3.
"Seri F itu flagship killer, seri X adalah mid range killer, dan seri M adalah entry-level killer. Jadi kita memberikan pasar itu produk-produk yang sangat dibutuhkan," tutur Andi.
Faktor kedua adalah perubahan kebiasaan masyarakat Indonesia yang berubah selama tahun 2021, di mana mereka kini lebih banyak melakukan aktivitas dari rumah secara online.
"Jadi banyak sekali produk-produk smartphone yang diminta market. Misal orang butuh smartphone, mereka mencari mana yang perlu dibeli. Makanya kami mendapatkan peningkatan signifikan di tahun 2021," sambung dia.
Andi juga optimis kalau ponsel Poco nantinya semakin banyak diminta masyarakat, sesuai klaim firma riset pasar IDC yang menyatakan kalau pasar ponsel pintar Indonesia akan mencapai 44 juta unit atau tumbuh 8 persen selama tahun 2022.
Baca Juga: Resmi Meluncur ke Indonesia, Ini Harga Poco M4 Pro
"Kalau saya lihaat, makin banyak demand dari pengguna atau masyarakat Indonesia untuk merasakan teknologi-teknologi terbaru. Ini terlihat dari banyaknya ponsel atau teknologi yang masuk ke Indonesia dalam waktu dekat," kata Andi.
"Potensi ini sangat baik bagi Poco, karena produk-produk kami bisa menggebrak pasar. Poco memang dihadirkan bukan buat semua orang, tapi semua orang suka dengan Poco," klaim Andi.
Berita Terkait
-
Bocoran Xiaomi 18: Baterai 7.200mAh, Snapdragon 2nm, dan Fast Charging 100W Siap Gebrak Pasar
-
Andalkan Autopilot, Mobil Listrik Xiaomi Pecah Rekor Sirkuit
-
Bocoran Spesifikasi Redmi Note 17 Series: Siap Meluncur Juli, Bawa Baterai 10.000 mAh
-
5 HP Xiaomi dengan Kamera Mirip iPhone, Kualitas Foto dan Video Gak Kaleng-kaleng
-
4 HP Xiaomi yang Terbukti Laris: Kamera Saingi iPhone, Harga Kompetitif
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Bocoran Xiaomi 18: Baterai 7.200mAh, Snapdragon 2nm, dan Fast Charging 100W Siap Gebrak Pasar
-
Apa Bedanya Pad sama Tablet? Ini Perbedaan Sistem Operasi, Hardware, hingga Harga
-
Bocoran Tablet Gaming iQOO Terungkap, Usung Layar 8,8 Inci dan Snapdragon Terbaru
-
Game Lokal Maple Haven City Rush Buka Pre-Registrasi, Rilis 21 Juli 2026
-
Harga RAM Global Diperkirakan Terus Melonjak Sepanjang 2026, Tahun Depan Makin Parah?
-
4 HP dengan Baterai Badak 8000 mAh Lebih, Layar AMOLED 144 Hz Kuat 2 Hari Tanpa Cas
-
Harga HP Terus Naik, Ini 4 Pilihan Terbaru Rp1 Jutaan dengan Performa Mantap
-
4 Rekomendasi HP Murah dengan Fitur NFC, Mudahkan Top-Up E-Toll
-
WhatsApp Segera Luncurkan Username, Pengguna Tak Lagi Perlu Bagikan Nomor Telepon
-
Pemanfaatan Platform AI untuk Mitigasi Bencana di Asia Tenggara