Suara.com - Menyambut bulan Ramadhan di Indonesia, Meta meluncurkan kampanye global bertajuk #BulanKebaikan.
Meta akan berbagi beragam ide kreatif agar setiap orang dapat saling menginspirasi dan menemukan kebaikan melalui Facebook, Instagram, dan WhatsApp.
Country Director untuk Meta di Indonesia, Pieter Lydian menyatakan, Meta kembali menghadirkan kampanye global #BulanKebaikan untuk mengangkat cerita dan inspirasi dari komunitas, kreator.
Termasuk pelaku UKM Muslim yang memanfaatkan teknologi untuk berbuat baik dan menyebarkan kebaikan.
"Kami juga terus berupaya menyediakan cara-cara baru bagi mereka untuk saling terhubung dan menjadi bagian dalam perjalanan kami dalam membangun untuk metaverse,” kata Pieter dalam keterangan resminya, Rabu (30/3/2022).
Meta juga berkolaborasi dengan kreator Spark AR Effects dari Indonesia, Madebyhumans dan Filterqu.
Kemudian ada selebriti dan kreator konten Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, serta kreator asal Dubai, Amr Maskoun, untuk menciptakan dua AR Effects dengan tema khas Ramadhan.
"Temukan kedua AR effects baru ini pada Facebook dan Instagram, dan gunakan juga stiker Avatar Ramadhan di Facebook dan Instagram agar pengalaman dan perayaan #BulanKebaikan bersama komunitas, keluarga, dan teman-teman menjadi lebih seru," sambung Pieter.
Selain bermain dengan AR Effects, lanjut Pieter, menyambut Ramadan bersama keluarga dan komunitas akan menjadi lebih menyenangkan sembari menikmati program-program Ramadhan pilihan dari Meta.
Baik itu dari serial televisi, acara hiburan, hingga mengintip keseruan para kreator Muslim dalam mempersiapkan diri di bulan yang suci.
Baca Juga: Facebook dan Instagram Permudah Tampilkan Iklan dalam Format 3D
Tak hanya merayakan kebersamaan, #BulanKebaikan ini dapat menjadi waktu yang tepat untuk memberikan dukungan bagi bisnis kecil dan menengah dengan memanfaatkan template Story “My #MonthofGood Top Picks”.
"Bagikan rekomendasi usaha lokal atau gerakan sosial seperti penggalangan dana melalui Story di Facebook dan Instagram dan ajak komunitas di sekitar untuk melakukan hal serupa," jelas Pieter.
Berita Terkait
-
Usai Meta dan Twitter, Google Mulai Lirik Bisnis Blockchain
-
Facebook Salahkan TikTok usai Pengguna Aktif Harian Turun
-
Atasi Laporan Pelecehan Virtual, Metaverse Facebook Menciptakan Batas Pribadi di Sekitar Avatar
-
Meta Siapkan Kampanye Metaverse di Indonesia
-
Mata Uang Kripto Jadi Tren, Kok Facebook Hentikan Proyek Diem?
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Membongkar Jual-Beli Kursi Maba Unsoed: Dari 73 Kuota hingga Mahar Rp650 Juta
-
Projek-D Vol.5 Hadirkan Empat Panggung dan Puluhan Musisi di De Tjolomadoe
-
Perkuat Pencegahan Karhutla, Mendagri Tito Tekankan Keterlibatan Pemda Hingga Tingkat Desa
-
Ratu Dewa Target Macet Palembang Turun 40 Persen dalam 90 Hari, Mungkinkah?
-
Adriana Elisabet: Separatisme Papua Berawal dari Keluhan yang Tak Direspons Pemerintah
-
Kisah Ustazah Mona: Ibu Bhayangkari Sekaligus Guru PAI yang Siap Harumkan Nama di MTQ Nasional
-
Keluar Modal Gede, DSI Tak Mungkin Jadi Perusahaan Rugi
-
Tundukkan Garudayaksa 3-2, Batam Prime FC Asuhan Okto Maniani Juara BIFS 2026
-
Investor Butuh Kepastian, 3 Hal Ini Diminta agar Eksplorasi Migas Makin Agresif
-
Sistemik dan Akut, Dosen UGM Bongkar Borok Penanganan Kekerasan Gender yang Hanya Jalan Jika Viral