Suara.com - Peneliti keamanan siber telah menemukan 11 aplikasi yang mengandung malware pencuri data pengguna. Rentetan aplikasi berbahaya itu ditemukan di toko aplikasi Google Play Store.
Dari total 11 aplikasi, empat di antaranya adalah aplikasi yang dipakai umat Muslim untuk penunjang ibadah seperti penunjuk arah kiblat, waktu salat, hingga aplikasi Al-Quran.
Berikut daftar 11 aplikasi berbahaya yang mengandung malware pencuri data pengguna, dikutip dari Phone Arena, Minggu (10/4/2022).
- Speed Camera Radar
- Al-Moazin Lite (Prayer Times)
- Wi-Fi Mouse (remote control PC)
- QR & Barcode Scanner (developed by AppSource Hub)
- Qibla Compass - Ramadan 2022
- Simple weather & clock widget (developed by Difer)
- Handcent Next SMS-Text with MMS
- Smart Kit 360
- Al Quran MP3 - 50 Reciters & Translation Audio
- Full Quran MP3 - 50+ Languages & Translation Audio
- Audiosdroid Audio Studio DAW
Diketahui rentetan aplikasi ini telah diinstal lebih dari 60 juta ponsel Android di seluruh dunia. Aplikasi ini bisa mencuri data seperti email, nomor telepon, kata sandi, hingga riwayat lokasi GPS.
Melansir Middle East Eye, aplikasi berbahaya itu ditemukan oleh Joel Reardon dan Serge Egelman. Mereka menemukan sebuah kode dalam aplikasi yang bisa mencuri data pengguna Android.
Aktor di balik penyebaran kode itu berasal dari Measurement Systems S. de RL, sebuah perusahaan asal Panama. Mereka disebut membayar developer untuk memasukkan kodenya ke dalam aplikasi tersebut.
Perusahaan itu diduga memiliki hubungan dengan kontraktor pertahanan yang berbasis di Virginia. Mereka adalah pohak yang terlibat dalam pekerjaan intelijen untuk badan keamanan nasional Amerika Serikat.
Namun saat dikonfirmasi, perusahaan itu mengaku bahwa mereka tidak terlibat dalam pengumpulan data rahasia. Mereka juga menyangkal terkait hubungannya dengan kontraktor pertahanan Amerika Serikat.
Google sendiri telah menghapus 11 aplikasi tersebut pada akhir Maret kemarin. Tapi aplikasi itu masih bisa kembali muncul di Google Play Store.
Baca Juga: Waspada Ransomware BlackCat, Metodenya Canggih
Karena itu, pengguna yang sudah terlanjur mengunduh dan memasang aplikasi itu disarankan untuk segera menghapusnya. Pengguna Android juga disarankan agar tidak buru-buru memasang kembali aplikasi itu dalam waktu dekat, sebelum benar-benar aman.
Berita Terkait
-
Cara Baru Jaring Talenta Keamanan Siber lewat Turnamen Esports
-
Keamanan Siber Jadi Prioritas Bisnis, ITSEC Asia dan BSSN Perkuat Kesiapan Organisasi
-
Waspada Malware Rokarolla: Trojan Android yang Kuras Rekening hingga Kendalikan Perangkat
-
Kaspersky Ungkap Malware Argamal yang Menyamar dalam Game Dewasa, Hacker Bisa Kuasai Komputer Korban
-
Awas! Ancaman Baru Credential Stuffing: Saat Bot AI Menyamar Menjadi Manusia
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Apakah Cushion OMG Cocok untuk Kulit Berjerawat? Kenali Klaimnya sebelum Membeli
-
Krisis Iklim Sebabkan Warga Indonesia Kehilangan 84 Jam Tidur per Tahun: Apa Dampaknya?
-
Beli Pulsa dan Paket Data Indosat di BRImo Dapat Cashback 10 Persen
-
Rakyat Tak Butuh Birokrasi Berbelit dan Pemimpin yang Tak Bekerja
-
Di Tengah Evakuasi Korban Gempa Bumi Kumamoto, Jepang Diterjang Cuaca Panas Ekstrem
-
Kaget Tiga Kepala Dinas Ikut Diperiksa KPK, Ini Dalih Plt Bupati Sukoharjo
-
Review Good Partner: Saat Berpisah Ternyata Bisa Jadi Bentuk Tanggung Jawab
-
Cegah Kesewenang-wenangan, DPR Jaga Keseimbangan Hak Negara dan Individu di RUU Perampasan Aset
-
Chery J6T CSH Sudah Bisa Dipesan, Siap Tempuh Jakarta - Banyuwagi Dalam Sekali Pengisian
-
Sukses Dorong Program 3 Juta Rumah, BRI Raih Apresiasi Pemerintah atas Penyaluran KUR Perumahan