Suara.com - 2022 bisa dikatakan sebagai tahun dimana pasar NFT akhirnya berganti fokus dari kuantitas ke kualitas. Pematangan dari GameFi, Cross-chain technology, kepemilikan bersama, penjaminan NFT, dan beberapa peralatan lainnya yang meningkatkan nilai dari setiap koleksi NFT, mengubah NFT dari sesuatu yang diperjualbelikan untuk keuntungan cepat, menjadi aset fleksibel cocok untuk investasi jangka panjang.
List 5 Trend Besar untuk diamati, di kemukakan oleh beberapa ahli
Total penjualan NFT di tahun 2021 mencapai 25 Milliar Dollar, sebuah pencapaian yang sangat mengagumkan untuk sebuah pasar yang masih baru, tetapi booming pertama dari NFT diikuti dengan banyaknya penjualan, dan dengan penurunan angka volume lebih dari 50% (jika tidak dihitung dari satu kenaikan di bulan Maret 2022).
Tetapi ini masih terlalu dini untuk menganggap NFT sebagai sebuah asset. Sebaliknya: Sebuah non-fungible bull run baru mungkin saja akan datang segera. Berikut ini adalah 5 trend kunci yang cukup menarik untuk diamati, berdasarkan para ahli analisa oleh Liquidifty, sebuah marketplace inovatif untuk aplikasi pembelian, dan penjualan nilai aggregator untuk NFT.
1) Peningkatan Penjualan Pada Blockchains alternatif
Satu setengah tahun yang lalu, hampir semua pasar NFT memiliki basis Ethereum. Sekarang, ada beberapa aplikasi desentralisasi untuk pembelian NFT pada Binance smart chain, Solana, Avalanche, NEAR, Harmony One, dan juga beberapa blockchain lainnya.
Yang menarik adalah, jaringan penjualan terbesar kedua diukur dari volume penjualan adalah Ronin, sebuah chain yang diciptakan secara khusus untuk game Axie Infinity, game P2E NFT. Blockchain terbesar ketiga adalah Solana, dimana volume penjualan NFT mencapai setidaknya $1.6 Milliar.
2) Peningkatan dari P2E untuk pasar NFT
Meskipun di tahun 2021 banyak orang membicarakan tentang Non-fungibles sebagai masa depan pasar seni, Aktivitas dari NFT sangat jelas beralih fungsi menjadi gaming. Axie Infinity, Splinterlands, League of Kingdoms, Gods Unchained, CryptoBlades – semua ini dan beberapa projek dari GameFi lainnya sekarang dihitung sebagai sebuah persentase signifikan dari volume pembelian NFT. Bahkan terdapat pasar spesial yang ditujukan untuk konsumen yang ingin membeli aset P2E NFT, seperti Liquidifty dan Dmarket.
Baca Juga: NFT Bisa Menjadi Pelengkap Ekosistem Antar Industri
3) INO Boom
INO adalah singkatan dari ‘Initial NFT Offering’, dan ini adalah sebuah cara baru untuk project gaming mendapatkan modal tambahan dengan NFT: Menjual NFT dalam bentuk asset game sebelum game tersebut diluncurkan. Untuk para gamers, ini adalah kesempatan untuk mendapatkan aset NFT P2E dengan harga terbaik. INOs bisa digunakan bersama dengan IDOs untuk sistem gaming reguler, dimana para pengguna membeli in-game token berupa NFT.
4) Pemecahan Kepemilikan
Beberapa koleksi besar sekarang lebih mahal daripada koleksi dari para master senior di bidang pasar seni traditional; NFT Bluechips seperti crypto punks dijual lebih dari ratusan ribu, dan bahkan jutaan dollar. Bagi yang tidak bisa membeli koleksi mahal seperti ini, solusinya adalah kepemilikan bersama NFT: Sebagai contoh membeli Punk atau Bored Ape dengan mengumpulkan dana bersama di dalam dompet multisig. Teknologi ini masihlah dikembangkan: diantara banyaknya aplikasi untuk membeli NFT, Fractional.art dan LIQNFT menawarkan pilihan ini, sedangkan Liquidifty akan meluncurkan fitur kepemilikan bersama segera.
5) Kredit NFT
Memanfaatkan semua inovasi NFT ke dalam satu wadah: Strategi unik dari Liquidifty
Tag
Berita Terkait
-
Orang Bandung Bikin NFT Marketplace ZoneBox, Bisa Raup Cuan dari Jual Karya Tulis
-
The Best 5 Oto: Hyundai Terjun ke Pasar NFT Bersama Meta Kongz, Imbauan Tentang Mudik Lebaran 2022, Helm Motor Norwegia
-
Hadirkan Metamobility dan Meta Kongz, Hyundai Jadi Perusahaan Otomotif Perdana yang Tampil di Pasar NFT
-
NFT Tweet Pendiri Twitter Dijual Lagi, dari Harga Miliaran Kini Hanya Jutaan
-
Viral Agus BM Everyday, Jual Chat Aneh dari Teman Menyebalkan sebagai NFT
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
22 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 14 Mei 2026: Sikat Hadiah 200 Shard Sebelum Reset Server
-
31 Kode Redeem FF Terbaru 14 Mei 2026: Panen Token Gintama dan Skin Angelic
-
5 Cara Menghapus Cache di iPhone agar Ruang Penyimpanan Lebih Lega
-
Nadiem Divonis Berapa Tahun? Begini Kronologi Sederhana Kasus Viral Chromebook
-
XLSMART Catat Pendapatan Tembus Rp11,84 Triliun di Awal 2026, Berkat Integrasi dan Ekspansi 5G
-
TWS Gaming Nubia GT Buds Debut: Desain Futuristik, Baterai Diklaim Tahan 40 Jam
-
Tantang POCO X8 Pro Max dan Xiaomi 17T Series, iQOO 15T Pamer Fitur Ray Tracing
-
15 HP Android Terbaru 2026 dari yang Termurah hingga Flagship, Mana Pilihanmu?
-
iQOO Neo 12 Diprediksi Bawa Chip Terkencang Qualcomm, Harga Bakal Lebih Mahal?
-
Daftar HP Samsung yang Kebagian One UI 9 Berbasis Android 17, Cek Galaxy Kamu Masuk atau Tidak