Suara.com - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi DKI Jakarta berkolaborasi dengan perusahaan teknologi Gojek untuk memperkuat integrasi layanan on demand sehingga memungkinkan pengantaran dokumen penting melalui Gosend.
Alpukat Betawi sendiri merupakan salah satu akses yang dapat digunakan warga DKI Jakarta untuk mengajukan pelayanan administrasi kependudukan mulai dari akta lahir, kartu tanda penduduk elektronik, kartu keluarga, Kartu Identitas Anak, perubahan biodata, hingga akta kematian.
Kepala Disdukcapil Provinsi DKI Jakarta Budi Awaluddin mengatakan, kolaborasi bersama Gojek tersebut bertujuan untuk memberikan layanan yang lebih mudah, cepat, sekaligus menyenangkan bagi masyarakat.
"Tentunya setiap warga DKI Jakarta membutuhkan layanan yang cepat dan efisien. Maka kami, Disdukcapil DKI Jakarta, terus melakukan terobosan dalam meningkatkan kinerja kepengurusan dokumen," kata Budi saat konferensi pers daring pada Kamis (12/5/2022).
Dengan terintegrasinya aplikasi Alpukat Betawi dengan Gosend, mulai 9 Mei 2022, warga DKI Jakarta bisa langsung memesan layanan GoSend Instant maupun SameDay langsung di aplikasi Alpukat Betawi untuk pengiriman dokumen KTP dan KIA yang telah diterbitkan Dinas Dukcapil DKI Jakarta.
Untuk pembayaran, dapat dilakukan dengan mudah dan transparan di aplikasi Alpukat Betawi melalui pindai QRIS dan menggunakan GoPay. Kemudahan pembayaran ini dihadirkan lewat integrasi platform Alpukat Betawi dengan payment gateway Midtrans.
Budi menambahkan, pihaknya juga akan memastikan keamanan, kerahasiaan, dan ketepatan dokumen yang dikirimkan melalui Gosend.
"Pertama, nomor registrasi dan informasi mitra Gosend akan tercatat dalam sistem Disdukcapil, sehingga kami bisa mengawasi pengiriman dokumen sehingga sampai di tujuan dengan aman," ujar Budi.
"Kedua, dokumen dimasukkan ke dalam amplop yang bersegel. Ini penting guna memastikan keamanan dan kerahasiaan dokumen. Kemudian, Disdukcapil akan mencocokkan nomor dokumen dan nomor order pengiriman pada saat pick up," lanjut dia.
Baca Juga: PMI Gandeng GoSend untuk Layanan Pengiriman Kantong Darah
Selain itu, warga juga dapat memantau status pengiriman melalui live tracking di aplikasi Alpukat Betawi.
Sebagai informasi, Disdukcapil DKI Jakarta memproses setidaknya 350 ribu dokumen kependudukan melalui platform Alpukat Betawi sepanjang tahun 2021. Budi berharap, kolaborasi dengan Gojek tersebut akan menambah lebih banyak lagi masyarakat yang menggunakan platform tersebut untuk mengurus dokumen kependudukan.
"Dengan adanya kerja sama ini, ditargetkan ada 1,5 juta mengguna layanan Alpukat Betawi," imbuh Budi.
Sementara itu, Head of Regional Strategy Public Policy and Government Relation Gojek Teuku Mufizar mengatakan, kolaborasi dengan Disdukcapil ini merupakan wujud upaya berkelanjutan Gojek dalam mendukung inovasi pemerintah untuk menghadirkan teknologi sebagai solusi untuk meningkatkan kualitas, aksesibilitas, dan kemudahan layanan bagi masyarakat.
"Bagi yang memesan layanan Gosend untuk pengurusan dokumen kependudukan lewat aplikasi ini akan langsung mendapatkan diskon ongkos kirim maksimal Rp 6.000 pada periode 12-26 Mei 2022," ujar Mufizar. [Antara]
Berita Terkait
-
Sentil BGN Borong Motor Listrik, Hasto PDI-P: Belajarlah dari Gojek, Jangan Hamburkan Anggaran
-
Gojek Buka Suara soal Sulitnya Cari Ojol di Akhir Ramadan, Sebagian Pengemudi Mulai Pulkam!
-
Fenomena Krisis Ojol Ternyata Ini Penyebabnya: Kapitalisme Tingkat Dewa
-
Full Senyum! Mitra Driver Gojek dan Keluarga Berangkat Mudik Gratis
-
Gojek Bagi Rahasia Mudik Nyaman Bebas Ribet di Terminal Giwangan Jogja, Praktis dan Anti Semrawut
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Tecno Spark 50 4G Rilis Global, HP Murah Mirip iPhone Ini Siap ke Indonesia
-
Kritik Manajer Riot Games ke IGRS: Keamanan Rentan, SDM Komdigi Sedikit dan Tak Memadai
-
LG Pamer Teknologi Zero Labour di InnoFest 2026, Rumah Pintar Serba Otomatis
-
5 HP Honor 5G Terbaru, Spek Ideal Buat Multistasking Berat dan Produktivitas
-
7 HP POCO RAM 8 GB Kamera Bagus Super Jernih, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
4 Rekomendasi HP OPPO dengan NFC Termurah, Performa Kencang dan Tahan Banting
-
Penemuan Fosil Kupu-Kupu Berusia 34 Juta Tahun di Prancis, Kondisi Masih Utuh
-
Jadwal Asteroid Apophis atau 'Dewa Kematian' Melintas Dekat Bumi
-
Data Transaksi Digital Kompleks, Data Center ISC Makin Canggih
-
42 Kode Redeem FC Mobile 15 April 2026, Daily Gifts Pemain 117 dan 1.000 Rank Up Menanti