Suara.com - Sebuah asteroid raksasa berukuran empat kali ukuran Empire State Building, sedang menuju ke Bumi dan pengamat dapat menyaksikannya secara langsung pada Jumat (27/5/2022).
Asteroid yang dijuluki 7335 (1989 JA) itu mengorbit Matahari sekali setiap 570 hari.
Pada Jumat, batu itu akan melintas pada jarak sekitar 4 juta kilometer dari Bumi atau hampir 10 kali jarak rata-rata antara Bumi dan Bulan.
Itu terlalu jauh untuk dilihat dengan mata telanjang, tapi pengamat di mana pun dapat melihatnya melalui siaran langsung online yang digelar The Virtual Telescope Project, dalam kanal YouTube resmi.
Jadwal siaran langsung tersebut akan dimulai pada 27 Mei 2022 pukul 06:00 WIB.
NASA sebelumnya melabeli asteroid itu sebagai "berpotensi berbahaya" karena memiliki diameter 1,8 kilometer dan relatif dekat dengan orbit Bumi.
Ini akan menjadi asteroid terbesar yang melakukan pendekatan ke Bumi sepanjang 2022.
Batu luar angkasa tersebut diperkirakan melesat dengan kecepatan 76.000 km per jam.
Asteroid 7335 (1989 JA) tidak akan melewati Bumi lagi sampai 23 Juni 2055.
Baca Juga: Perdana, Teleskop Luar Angkasa James Webb Berlatih Melacak Asteroid
Dilansir dari Live Science, Kamis (26/5/2022), asteroid ini adalah salah satu dari 29.000 objek dekat Bumi (NEO) yang dilacak NASA setiap tahun.
NEO mengacu pada objek astronomi yang akan melintas dalam jarak sekitar 48 juta kilometer dari orbit Bumi.
Sebagian besar benda-benda ini sangat kecil, namun 7335 (1989 JA) berukuran lebih besar dari sekitar 99 persen NEO yang diamati NASA.
7335 (1989 JA) juga merupakan asteroid kelas Apollo, klasifikasi yang mengacu pada asteroid yang mengorbit Matahari sementara secara berkala melintasi orbit Bumi.
Hingga saat ini, tim ilmuwan mengetahui sekitar 15.000 asteroid semacam itu.
Asteroid 7335 (1989 JA) dianggap berpotensi berbahaya karena dapat menyebabkan kerusakan besar pada planet jika orbitnya berubah, sehingga dapat menempatkan batu pada jalur tabrakan dengan Bumi.
Jangan khawatir, pada pendekatan 27 Mei 2022, asteroid 7335 (1989 JA) tidak akan menabrak Bumi dan pengamat dapat menyaksikannya dengan aman.
Berita Terkait
-
Asteroid Berukuran 2 Kali Gedung Empire State Akan Melintasi Bumi, Ini Cara Melihatnya
-
Hari Ini Asteroid Melewati Bumi, Ukurannya Lebih Besar dari Big Ben
-
Perhatian! 3 Asteroid Akan Melintasi Bumi Minggu Pertama 2022
-
Perhatian! Asteroid Seukuran Gedung Pencakar Langit Siap Membakar Atmosfer Bumi 11 Januari
-
Asteroid Seukuran Bus Akan Lintasi Bumi Minggu Depan, Berbahayakah?
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 13 Juni 2026: Panen 5.000 Gems dan 150 Shard
-
47 Kode Redeem FF Terbaru 13 Juni 2026: Panen 200 DM Gratis dan SG2
-
3 HP AI Harga 1 Jutaan Terbaik Juni 2026, Fitur Pintar Melimpah Buat Dana Mepet
-
Higgs Games Island Gaet Lus Figo, Dorong Ekosistem Game Mobile Indonesia Naik Kelas ke Level Global
-
Dorong Transformasi Digital Korporasi Indonesia, XLSMART Luncurkan ESTA Ecosystem Berbasis AI dan 5G
-
Honor X7e Plus 5G Lolos Sertifikasi, Siap Meluncur ke Pasar Global
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Huawei MatePad Mini: Pesaing iPad Mini Memori Lega
-
4 Simulasi Sebelumnya Akurat, EA Sports Prediksi La Furia Roja Juara Piala Dunia 2026
-
HP Tangguh Terbaru, Moto G Max Usung Kamera 200 MP dan Layar 5.000 Nits
-
Bali Jadi Tuan Rumah Pertemuan Tata Kelola Internet Internasional ICANN