Suara.com - Perusahaan bidang keamanan cloud, Menlo Security, memprediksi bahwa serangan siber bakal terus ada meskipun pandemi Covid-19 berakhir. Serangan ini diperkirakan bakal terus berkembang dan mengincar perusahaan besar.
"Usai Covid-19? Iya. Meskipun orang-orang tak lagi melakukan kerja dari rumah (work from home/WFH), ancaman siber itu bakal terus mengincar perusahaan besar," kata Regional Director Southeast Asia Menlo Security, CK Mah, dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (6/6/2022).
Mah beralasan, banyak perusahaan besar yang nyatanya berhasil bertahan di tengah Covid-19. Karena itulah kesuksesan mereka bertahan bisa mengundang hacker untuk melancarkan serangan siber.
Ia juga membandingkan kondisi perusahaan kecil yang mengalami kondisi sebaliknya. Banyak perusahaan kecil seperti startup yang kesulitan bertahan di tengah gempuran ekonomi sulit selama Covid-19.
"Kami melihat kalau ekonomi saat ini mulai pulih, walaupun belum seperti tingkat sebelum Covid-19. Tapi kegiatan ancaman siber ini bakal terus ada," ujar dia.
"Memang jumlah serangan ke perusahaan bisa saja lebih rendah, tapi kerugiannya mungkin lebih besar," sambung Mah.
Dia mencontohkan, ancaman siber yang mungkin bisa terjadi dalam waktu dekat berasal dari konflik Rusia dan Ukraina. Perang tersebut membuat banyak negara melakukan embargo ke pihak Rusia.
"Kami melihat banyak ancaman siber yang diluncurkan ke Rusia, tak terkecuali menyasar ke Indonesia," klaim Mah.
Dalam presentasi yang dia sampaikan, ancaman siber bisa menyasar ke email dalam bentuk serangan phising. Dalam datanya, tercatat ada 1.089 email phising yang diklik oleh institusi finansial selama periode 90 hari terakhir.
Baca Juga: Menlo Security Tawarkan Solusi Keamanan Siber di Indonesia, Jika Jebol Siap Bayar Rp 14 Miliar
Serangan kedua berbentuk situs web palsu yang dikunjungi hingga 8.541 kali oleh institusi keuangan dalam periode 90 hari terakhir.
Lebih lanjut ia menganalogikan kalau serangan siber bakal terus berkembang layaknya virus Covid-19.
"Virus Covid-19 kan terus berkembang seperti varian Delta, Omicron, Deltacron, dan lainnya. Begitu pula dengan serangan siber yang akan terjadi di kemudian hari," ujar Mah.
"Kami juga akan terus berkembang untuk melindungi teknologi kami. Meskipun nanti di masa depan sudah tak lagi melakukan WFH," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Serangan Siber Menggila! RI Digempur 280 Ribu Serangan DDoS, Sektor Ini jadi Incaran
-
Simulasi Krisis Siber Imersif Mulai Digaungkan kala Maraknya Lonjakan Serangan
-
182 Serangan Siber per Detik Menghantam Indonesia, ITSEC Asia Soroti Ancaman Digital
-
Ancaman Siber Bergeser ke Pengguna, Indodax Gencarkan Edukasi Anti-Phishing
-
Serangan NFC di HP Android Naik 188%, Penipu Kini Bisa Kuras Rekening dari Jarak Jauh
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
5 HP Gaming Rp2 Jutaan dengan RAM Besar dan Baterai Jumbo Menurut Review
-
Sony Luncurkan 1000X THE COLLEXION dengan Audio Premium dan Noise Cancelling Generasi Terbaru
-
Poco F8 Ultra Kembali Ready Stock, Usung Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan Performa Gaming Kelas Konsol
-
Kaspersky Ungkap Malware Argamal yang Menyamar dalam Game Dewasa, Hacker Bisa Kuasai Komputer Korban
-
Punya Uang Rp1,2 Juta Dapat HP Apa? Ini 5 Pilihan dengan Performa Terbaik Juni 2026
-
Microsoft Perluas Literasi AI di Indonesia, 50 Ribu Peserta Kantongi Sertifikasi Kecerdasan Buatan
-
Samsung Konfirmasi Exynos 2700, Siap Jadi Otak Galaxy S27 dan Tantang Snapdragon Generasi Terbaru
-
Startup Singapura Luncurkan Platform AI untuk UMKM Indonesia, Bantu Brand Kuasai Pencarian Google
-
Bujet Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan Review Memuaskan
-
45 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Juni 2026: Tahan Puzzle Messi Demi Pemain OVR 118