Suara.com - Perusahaan rintisan atau startup teknologi transportasi Swoop bersama dengan PT MRT Jakarta (Perseroda) untuk memberikan layanan komuter bagi pengguna di Jabodetabek.
"Kerja sama ini merupakan wujud komitmen kami untuk menyediakan layanan perjalanan yang lebih terjangkau, nyaman, aman, dan dapat diandalkan bagi seluruh komuter di Jabodetabek dan sekitarnya," kata Co-Founder dan Direktur Swoop Lim Wee Meng dalam peluncuran layanan tersebut di Fatmawati, Jakarta Selatan, Kamis (30/6/2022).
"Kolaborasi kami dengan MRT Jakarta merupakan langkah awal untuk mewujudkan misi kami dengan menyediakan kapabilitas transportasi yang lebih pintar, aman, dan efisien," ujarnya menambahkan.
Lebih lanjut, Co-Founder SWOOP Michael Geric mengatakan Swoop telah resmi hadir untuk melayani permintaan komuter di sebagian besar Jakarta dan sekitarnya, dan berencana untuk mengembangkan rute dan layanannya seiring dengan kebutuhan masyarakat yang juga meningkat dari waktu ke waktu.
"Visi kami adalah membangun ekosistem mobilitas yang nyaman, terjangkau, dan berkelanjutan. Merupakan langkah penting juga bagi kami untuk mengintegrasikan layanan kami dengan transportasi publik yang sudah ada, menyediakan pilihan transportasi yang dapat diandalkan masyarakat," papar Michael.
Adapun layanan yang dihadirkan Swoop untuk kerja sama ini adalah dengan menggunakan kendaraan berkapasitas medium (14-19 tempat duduk) seperti Toyota Hiace dan Isuzu ELF. Armada nantinya akan mengantar-jemput masyarakat dari dan ke rumah serta stasiun MRT yang dituju.
Selain dengan MRT Jakarta, Swoop juga telah bekerja sama dengan beberapa mitra strategis lainnya dari berbagai latar belakang industri, mulai dari transportasi, developer pemukiman, hospitality, sekolah, hingga jaringan ritel di Indonesia.
"Swoop juga terus berupaya dalam pengembangan rute dan layanan secara pesat. Hal ini demi memenuhi permintaan masyarakat akan transportasi pilihan terintegrasi di area Jakarta dan sekitarnya," kata Michael. [Antara]
Baca Juga: Impactto Bimbing Lima Startup lewat Program Inkubasi
Berita Terkait
-
Banyak Inovasi Mahasiswa Mandek di Kampus, Ini Caranya Supaya Bisa Jadi Bisnis
-
Aurora Ventures Diluncurkan, Dukung Startup Perempuan di Negara Berkembang
-
Digendong GoTo dan Grab, Sayurbox dan HappyFresh Mau Merger?
-
Revitalisasi MRT Bundaran HI, Lalu Lintas Thamrin Direkayasa hingga Akhir Mei 2026
-
NextDev Summit 2026 : Telkomsel Dorong Startup AI, Tax Point Jadi Juara
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 13 Juni 2026: Panen 5.000 Gems dan 150 Shard
-
47 Kode Redeem FF Terbaru 13 Juni 2026: Panen 200 DM Gratis dan SG2
-
3 HP AI Harga 1 Jutaan Terbaik Juni 2026, Fitur Pintar Melimpah Buat Dana Mepet
-
Higgs Games Island Gaet Lus Figo, Dorong Ekosistem Game Mobile Indonesia Naik Kelas ke Level Global
-
Dorong Transformasi Digital Korporasi Indonesia, XLSMART Luncurkan ESTA Ecosystem Berbasis AI dan 5G
-
Honor X7e Plus 5G Lolos Sertifikasi, Siap Meluncur ke Pasar Global
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Huawei MatePad Mini: Pesaing iPad Mini Memori Lega
-
4 Simulasi Sebelumnya Akurat, EA Sports Prediksi La Furia Roja Juara Piala Dunia 2026
-
HP Tangguh Terbaru, Moto G Max Usung Kamera 200 MP dan Layar 5.000 Nits
-
Bali Jadi Tuan Rumah Pertemuan Tata Kelola Internet Internasional ICANN