Suara.com - PT Meditech Limasindo Plus memperkenalkan Meditech+, aplikasi khusus berbasis kecerdasan buatan.
Aplikasi ini diyakini dapat mendukung para penyedia layanan kesehatan, dalam memberikan pelayanan yang optimal kepada pasiennya.
Selain itu juga mendukung para dokter di rumah sakit-rumah sakit dalam menangani para pasiennya secara presisi.
CEO PT Meditech Limasindo Plus, Renville Rizanul melihat Meditech+ merupakan aplikasi yang dikembangkan sebagai wujud kepedulian perusahaan untuk mendukung seluruh penyedia layanan kesehatan dalam melakukan diagnosa, rekomendasi terapi, dan mengukur keberhasilan pengobatan bagi seorang pasien.
"Selain untuk mempermudah kinerja Rumah Sakit, Dokter dan Spesialis dalam menangani pasien secara presisi, teknologi yang dikembangkan dalam aplikasi ini juga akan membuat waktu tunggu dan konsultasi seorang pasien kepada dokter, menjadi lebih efektif karena dokter tersebut sudah memiliki data pendukung untuk mengembangkan diagnosanya," jelasnya.
Seiring dengan perkembangan rumah sakit, tentu saja kebutuhan akan sebuah aplikasi dapat memberikan pelayanan yang optimal kepada pasien dan mendukung dokter dalam penanganan pasien secara presisi.
Semua ini sangat dibutuhkan Radjak Hospital, yang dulunya lebih dikenal dengan nama RS MH Thamrin, akan menjadi mitra pertama dari PT Meditech Limasindo Plus yang menggunakan aplikasi Meditec+ ini di enam jaringan RS Radjak Hospital.
Sementara itu, Ratu A. Handayani, Head of Corporate Secretary PT Indo Husada Utama (Radjak Group) mengungkapkan, Radjak Hospital memiliki visi dan misi yang sama dengan PT Meditech Limasindo Plus.
"Kami berharap tentunya kerjasama ini akan berlangsung dengan baik dan terus berlanjut dan percaya aplikasi ini akan banyak mendatangkan manfaat terutama bagi rumah sakit kami secara khusus dan industri kesehatan secara umum," ujarnya dalam keterangan resminya, Jumat (8/7/2022).
Berita Terkait
-
Tips Terhindar dari Aplikasi MyPertamina Palsu
-
Microsoft Temukan Malware Android Berbahaya, Paksa Pengguna Berlangganan Aplikasi Diam-diam
-
Ngakak! Emak-emak Unduh Ratusan Aplikasi, Efek Baru Punya Smartphone Android
-
Spotify Uji Fitur Baru, Konten Podcast Jadi Lebih Mudah Dibuat dari Aplikasi
-
Apple dan Google Diminta Hapus TikTok dari Toko Aplikasi
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
32 Kode Redeem FF 4 Februari 2026, Sikat Skin Senjata G18 dan G36
-
Poco F8 Series Resmi Hadir di Indonesia, Naik Kelas Jadi The True Flagship
-
24 Kode Redeem FC Mobile 4 Februari 2026: Cara Klaim Haaland dan Trik Farming 5.000 Permata
-
5 Rekomendasi CCTV Rp200 Ribuan, Praktis Bisa Pantau Lewat HP Kapanpun
-
5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah dengan RAM Besar Terbaik
-
5 Rekomendasi HP Compact Murah Terbaik Februari 2026, Mulai Rp1 Jutaan
-
5 Tablet Murah 1 Jutaan untuk Cucu Nonton YouTube, Tahan Banting dan Baterai Awet
-
7 Rekomendasi Tablet Gaming Murah Anti Nge-Lag, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Konglomerat Indonesia dan Sri Mulyani Disebut-sebut di Epstein Files? Begini Penjelasannya
-
Nasib Borderlands 4 di Nintendo Switch 2: Dibatalkan atau Hanya Jeda?