Suara.com - Sebuah studi baru telah mengungkapkan yunnanozoans sebagai vertebrata batang tertua yang diketahui.
Para ilmuwan telah lama bingung tentang celah dalam catatan fosil yang akan menjelaskan evolusi invertebrata menjadi vertebrata.
Vertebrata, termasuk ikan, amfibi, reptil, burung, mamalia, dan manusia, memiliki ciri khas yang sama, seperti tulang punggung dan tengkorak. Invertebrata adalah hewan tanpa tulang belakang.
Proses yang menggerakkan invertebrata menjadi vertebrata, telah menjadi misteri bagi para ilmuwan selama berabad-abad.
Sekarang tim peneliti China telah melakukan penelitian terhadap yunnanozoans, makhluk punah dari periode Kambrium awal 518 juta tahun lalu.
Para peneliti menemukan bukti bahwa yunnanozoans adalah vertebrata batang tertua yang diketahui.
Istilah vertebrata batang mengacu pada vertebrata yang punah, tetapi sangat erat hubungannya dengan vertebrata yang masih hidup.
Selama bertahun-tahun, ketika para ilmuwan telah mempelajari bagaimana vertebrata berevolusi, fokus utama penelitian adalah lengkungan faring, struktur yang menghasilkan bagian wajah dan leher, seperti otot, tulang, dan jaringan ikat.
Para peneliti telah berhipotesis bahwa lengkungan faring berevolusi dari batang tulang rawan yang tidak bersendi pada nenek moyang vertebrata, seperti chordate amphioxus, kerabat dekat invertebrata dari vertebrata.
Tetapi apakah anatomi seperti itu benar-benar ada pada nenek moyang kuno belum diketahui secara pasti.
Baca Juga: Ilmuwan Temukan Bintang Tercepat di Lubang Hitam Bimasakti
Dalam upaya untuk lebih memahami peran lengkungan faring pada vertebrata purba, tim China mempelajari fosil yunnanozoans bertubuh lunak yang ditemukan di Provinsi Yunnan.
Selama bertahun-tahun, para peneliti telah mempelajari yunnanozoans, dengan kesimpulan berbeda tentang bagaimana menafsirkan anatomi makhluk itu.
Tim China berangkat untuk memeriksa spesimen fosil yunnanozoan yang baru dikumpulkan dengan cara yang sebelumnya belum dijelajahi, melakukan studi anatomi dan ultrastruktur resolusi tinggi.
Sebanyak 127 spesimen yang mereka pelajari memiliki residu karbon yang terpelihara dengan baik yang memungkinkan tim untuk melakukan pengamatan ultrastruktural dan analisis geokimia terperinci.
Tim menerapkan mikrotomografi sinar-X, pemindaian mikroskop elektron, mikroskop elektron transmisi, spektrometri Raman, spektroskopi inframerah transformasi Fourier, dan spektroskopi sinar-X dispersi energi pada spesimen fosil.
Temuan mereka, yang diterbitkan dalam jurnal Science, menegaskan dalam beberapa cara bahwa yunnanozoa memiliki tulang rawan seluler di faring, fitur yang dianggap khusus untuk vertebrata.
Berita Terkait
-
Lapisan Es Mencair, Sepatu Tertua di Norwegia Ditemukan
-
Jutaan Ton Bahan Kimia Reaktif Baru Terdeteksi di Atmosfer Bumi
-
Ilmuwan Duga Ada 4 Peradaban Alien yang Mengintai Bumi
-
Ilmuwan Temukan Batu Luar Angkasa Aneh di Gurun Mesir, Berasal dari Supernova Langka
-
Pejalari Meteorit Mars, Ilmuwan Cari Tanda-tanda Kehidupan
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
61 Kode Redeem FF Terbaru 23 Maret 2026, Klaim Joker Bundle dan Diamond Gratis
-
Daftar Harga HP Infinix 2026 Semua Seri, Mana yang Cocok Untukmu?
-
Samsung Galaxy M17e 5G Debut, HP Murah Rp2 Jutaan Ini Usung Baterai Jumbo
-
38 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 23 Maret 2026: Klaim Draft Voucher, Pemain, dan Permata
-
7 HP Gaming Refresh Rate 120Hz Termurah, Baterai Badak Harga Cuma Rp1 Jutaan
-
7 Tablet Anak Pengganti HP untuk Gaming dan Belajar, Bonus Stylus Pen Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Usai Beli Saham Capcom, Arab Saudi Bakal Caplok Moonton Rp102 Triliun
-
15 HP Oppo Terbaru 2026 dan Harganya, Mana yang Cocok Buat Kantongmu?
-
Lenovo dan MSI Siap Luncurkan Laptop dengan Intel Core Ultra 7 serta NVIDIA RTX 5070
-
Death Stranding 2 Pecahkan Rekor di PC, Jadi Jawaban Telak untuk Sony