Suara.com - Rusia berencana membangun stasiun luar angkasa milik negaranya sendiri. Pembangunan paling cepat dilaksanakan pada 2028.
Gagasan ini mengikuti pengumuman badan antariksa Rusia, Roscosmos, yang ingin meninggalkan Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) setelah 2024.
Meskipun jalur waktu belum pasti, namun Rusia bersiap untuk membangun Stasiun Layanan Orbital Rusia (ROSS) yang direncanakan.
Gambar dan informasi yang dirilis Roscosmos, memperlihatkan fase pertama perakitan pos stasiun terdepan ditargetkan dimulai pada 2028.
Itu mencakup modul inti, kendaraan pengangkut baru, dan kemungkinan pesawat pasokan baru.
Sementara fase kedua stasiun diharapkan akan dimulai pada 2030, di mana Rusia akan menambah dua modul besar lagi.
Berbeda dengan ISS, desain penempatan ROSS tidak tetap. Ini tergantung pada orientasi di mana lokasi yang dianggap lebih menguntungkan Rusia di antara lokasi peluncurannya.
"Kami perlu memutuskan apa yang harus dilakukan di masa depan dan sudah mulai bekerja pada program berawak yang akan dilaksanakan setelah periode ini," kata Vladimir Solovyov, direktur penerbangan ISS segmen Rusia, dalam pernyataan yang membahas ROSS, dikutip Space.com, Jumat (29/7/2022).
Solovyov juga membahas modul Rusia yang menua di ISS, telah menampung astronaut sejak November 2020, dan keputusan Rusia dalam misi Bulan yang sekarang diambil NASA dengan program luar angkasa pengembalian awaknya.
Baca Juga: Rusia Akan Meninggalkan Stasiun Luar Angkasa Internasional setelah 2024
Selain itu, Rusia belum menyatakan minatnya untuk bergabung dengan mitra ISS lainnya dalam program Artemis yang dipimpin NASA.
Menurut Solovyov, stasiun luar angkasa Rusia yang baru juga akan mewakili "filosofi" yang berbeda dari penerbangan antariksa manusia.
Kemungkinan besar, Roscosmos hanya akan mengirim astronaut ke stasiun luar angkasa, baru dalam beberapa kunjungan.
Pasalnya, misi tersebut meningkatkan dosis radiasi untuk astronaut, sehingga Roscosmos ingin mengurasi durasi penerbangan.
Kosmonot Rusia kemungkinan akan ditugaskan mengunjungi ROSS, hanya selama beberapa bulan sepanjang tahun untuk membantu para ilmuwan Rusia dengan eksperimen mereka.
Eksperimen tersebut akan mencakup fisika sinar kosmik, teknologi ruang angkasa, dan ilmu material luar angkasa.
Berita Terkait
-
Link Streaming Peluncuran 4 Astronot SpaceX ke Stasiun Luar Angkasa
-
NASA Deteksi Mikroba Tak Dikenal di Stasiun Luar Angkasa Internasional
-
Pertama Kalinya, NASA Panen Lobak yang Ditanam di Stasiun Luar Angkasa
-
Ini yang Akan Terjadi jika Astronot Jatuh dari Stasiun Luar Angkasa
-
Terkuak, Bakteri Dapat Bertahan di Stasiun Luar Angkasa Selama 1 Tahun
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
65 Kode Redeem FF Terbaru 12 Januari 2026: Raih Skin SG2, Scar Megalodon, dan Sports Car
-
Poster Vivo X200T Terungkap: Bawa Kamera Zeiss, Andalkan Chip Kencang MediaTek
-
7 HP Murah Chip Kencang dengan Memori 256 GB Januari 2026, Harga Mulai 1 Jutaan!
-
Update Bracket Swiss Stage M7: AE Butuh 1 Kemenangan, ONIC Masih Berjuang
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
CES 2026: LG Perkenalkan AI in Action, AI Nyata Untuk Rumah Sampai Kendaraan
-
Honor Siapkan HP Murah Baterai 10.000 mAh, Usung Layar 1.5K dan Chip Snapdragon
-
46 Kode Redeem FF Terbaru Aktif Januari 2026, Sambut Event Jujutsu Kaisen
-
Spesifikasi TheoTown: Game Viral Bangun Kota, Simulasi Jadi Pejabat Semena-mena
-
Baldur's Gate 3 Tak Tersedia di Nintendo Switch 2, Developer Ungkap Alasannya