Suara.com - Laporan keuangan Kementerian Komunikasi dan Informatika tahun anggaran 2021 meraih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), setelah dilakukan pemeriksaan termasuk memastikan masyarakat bisa menerima internet dan fasilitas komunikasi lainnya sampai ke tingkat desa.
"Apresiasi dari BPK terhadap opini wajar tanpa pengecualian untuk laporan keuangan tahun 2021," kata Anggota III BPK Achsanul Qosasi saat ditemui wartawan di Kantor Kominfo, Jakarta, Senin (8/8/2022).
"Kami sudah periksa, ratusan desa kami datangi, termasuk hal-hal pembangunan BTS. Ada beberapa hal yang harus ditindaklanjuti tapi hasilnya kami berikan predikat yang bagus kepada Kominfo. Selanjutnya ada 20 hal yang harus ditindaklanjuti secepatnya," imbuhnya.
Menteri Kominfo Johnny G. Plate mengatakan, 97,8 persen laporan keuangan tahun 2021 telah ditindaklanjuti dan tersisa 2,2 persen yang harus segera diselesaikan.
"Sebanyak 2,2 persen ini panjang ceritanya, banyak yang berkaitan dengan dokumen-dokumen dan sudah saya instruksikan kepada Sekretariat Jenderal Kominfo untuk menindaklanjuti segera," ujar Plate.
Salah satu evaluasi yang harus dilakukan, menurut Plate ada banyak aktivitas Kementerian Kominfo yang sebetulnya perlu dilaksanakan dalam skema tahun jamak atau beberapa tahun anggaran. Namun, aktivitas-aktivitas tersebut dimasukkan ke dalam program tahun tunggal karena adanya tuntutan situasi.
"Ini yang harus kita lihat, apakah program itu harus dilakukan dalam satu tahun anggaran atau bisa dilakukan dalam tahun jamak. Ini yang harus kita evaluasi," imbuh Plate.
Plate mengatakan, pemeriksaan oleh BPK sangat membantu efisiensi penggunaan keuangan negara dan akurasi dalam pilihan-pilihan teknologi oleh Kementerian Kominfo. Menurutnya, pilihan-pilihan teknologi memberikan efek dan dampak efisiensi keuangan negara yang sangat besar.
Pembangunan satelit multifungsi, misalnya. Plate mengatakan, semakin besar kapasitas satelit maka semakin efisien. Rata-rata, harga satelit komunikasi komersial sekitar 400 dolar AS (sekitar Rp5,6 juta) per mbps, namun dengan pengadaan satelit multifungsi Kominfo, biaya mampu ditekan hingga di bawah 45 dolar AS atau sekitar Rp 671.000 per mbps.
Baca Juga: Menteri Plate: RUU PDP Masih Digodok di DPR
"Bahkan, harga per mbps saat ini untuk pemanfaatan pemerintah, hampir sepersepuluh dari sedianya yang biasa dibiayai dulu," imbuh Plate. [Antara]
Berita Terkait
-
BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas
-
Digugat Praperadilan, KPK Siap Hadapi Pejabat BPK Titin di PN Jaksel
-
Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat
-
Kemenkeu Raih Opini WTP 15 Kali Beruntun dari BPK
-
BGN Pamer Laporan Keuangan era Dadan Hindayana Raih Opini WTP BPK
Terpopuler
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Impresi Singkat Suzuki Fronx SGX Varian Tertinggi di GIIAS 2026
-
Starting XI Singapura vs Timnas Indonesia: Nadeo dan Jordi Amat Cadangan
-
BPJS Kesehatan Resmikan Taman Budaya Gotong Royong di Sabang, Wujud Kolaborasi dari 0 KM Indonesia
-
Ironi Para Penjilat Kekuasaan: Saat Gelar Akademis Kalah oleh Mental ABS
-
Isu Reshuffle Usai HUT RI, Muzani: Saya Belum Dengar, Itu Hak Prerogatif Prabowo
-
10 Tiang Listrik Roboh Beruntun di Pantura Gresik, Satu Orang Jadi Korban
-
Paket Ringan Kian Mendominasi Belanja Online, Konsumen Kini Makin Selektif Memilih Layanan Kirim
-
Wamenkop: Prabowo Sedang Kembalikan Koperasi Jadi Lokomotif Ekonomi Bangsa
-
Layanan Info Lalin Terganggu, Akun X TMC Polda Metro Jaya Diretas Pihak Tak Dikenal
-
Prabowo Klaim Pendapatan Danantara Naik 400 Persen, Sebut Harus Diaudit