Suara.com - Vice President Samsung China and Taiwan, Jacob Chen memprediksi, pengiriman ponsel lipat di seluruh dunia bakal mencapai 20 juta unit hingga akhir 2022.
Chen mengklaim, capaian itu didorong berkat kehadiran Samsung Galaxy Z Fold4 dan Samsung Galaxy Z Flip4 yang baru saja diluncurkan.
Dia yakin kalau itu bakal mendorong penjualan di semester dua tahun ini.
"Ditenagai oleh prosesor Snapdragon 8+ terbaru dari Qualcomm, ponsel lipat Galaxy baru ini akan mengatasi panas berlebih (overheat) dan keterbatasan performa dari generasi sebelumnya," kata Chen, dilansir dari Gizchina, Kamis (18/8/2022).
Chen juga memperlihatkan, beberapa riset memperkirakan kalau pengiriman foldable phone di pasar global bakal tembus sekitar 11 juta unit tahun ini.
Angka itu justru lebih rendah dari prediksi internal Samsung yang mencapai 20 juta unit.
Ia menjelaskan, pengiriman ponsel secara global itu dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor. Contohnya adalah inflasi hingga konflik di masing-masing regional.
Kendati demikian, Samsung tetap memperkirakan permintaan untuk ponsel layar lipat ini tetap kuat di pasaran.
Berdasarkan data dari perusahaan riset Strategy Analytics, pengiriman pasar ponsel lipat gobal akan mencapai 75 juta unit di tahun 2025.
Baca Juga: Vivo X Fold S Bakal Rilis September, Pesaing Samsung Galaxy Z Fold4
Chen optimistis kalau angka ini bisa dicapai lebih awal.
Sementara itu President and Head of MX Business Samsung, TM ROH mengatakan, pengiriman ponsel lipat di global hampir mencapai 10 juta unit tahun lalu.
Angka ini melonjak 300 persen apabila dibandingkan 2020.
Roh memperkirakan, pertumbuhan cepat ini bakal terus berlanjut, yang mana ponsel layar lipat bakal hadir lebih banyak di pasaran.
Roh pun mengklaim kalau Samsung Galaxy Z Fold dan Galaxy Z Flip bisa memenuhi banyak kebutuhan pengguna.
Tahun lalu, Galaxy Z Flip menyumbang 70 persen dari pengiriman ponsel lipat Samsung.
Berita Terkait
-
Samsung Tingkatkan Manufaktur Chip di Vietnam Pertengahan 2023
-
Diam-diam Samsung Galaxy A23 5G Diluncurkan, Punya Baterai 5.000 mAh
-
Rumor Samsung Galaxy S23 Ultra Gunakan Sensor Kamera 200MP dan Baterai 5.000 mAh
-
Bocoran Spesifikasi Samsung Galaxy Buds 2 Pro
-
Samsung Copot Kode Z untuk Ponsel Lipatnya di Eropa
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
HMD Crest 2 Pro Bakal Pakai Chip Snapdragon Terbaru, Usung Baterai 6.000 mAh
-
Usai Debut di Filipina, HP Gaming Murah Nubia Neo 5 Series Bakal ke Indonesia
-
Setara Laptop Entry Level: Harga PS5 Bekas di Maret 2026 Berapaan?
-
10 Cara Mengatasi WhatsApp Pending padahal Sinyal Bagus, Coba Tips Ini
-
Mantan Petinggi Perusahaan Sarankan Disney Akuisisi Fortnite dan Epic Games
-
Poco X8 Pro Rilis 2 April, Baterai 8500mAh dan Dimensity 8500
-
REDMI 15 untuk Outdoor: Baterai Jumbo 7000mAh dan Tahan Air
-
Harga Langganan Strava Anjlok 40 Persen! Buka Akses Premium Lebih Luas
-
Masuk ke Indonesia 2 April 2026, Xiaomi Pamer Skor AnTuTu POCO X8 Pro Series
-
5 Cara Cek Tunggakan BPJS Kesehatan Terbaru 2026 secara Online