Suara.com - UniPin Ladies Series Southeast Asia Championship atau USC 2022 resmi diumumkan.
Ini adalah turnamen Mobile Legends: Bang-Bang (MLBB) khusus perempuan di lingkup Asia Tenggara
UniPin selaku penyelenggara turnamen menyebutkan kalau keseluruhan turnamen ULS SEA Championship pada 22-28 Agustus 2022.
SVP UniPin Community Debora Imanuella mengatakan, UniPin Ladies Series dimaksudkan untuk memfasilitasi para perempuan agar dapat terus berkompetisi dan bersaing di tingkat profesional.
Menurutnya, di negara-negara lain, hampir tidak ada komunitas yang menuntun dan mengembangkan perempuan di ranah esports.
"Dengan kehadiran UniPin yang juga ada di lebih dari 30 negara di dunia, kami ingin mengembangkan ekosistem ini di negara-negara lain juga, dan memberi kesempatan pada gamer perempuan untuk dapat berkompetisi,” ujar Debora dalam keterangannya, Minggu (21/8/2022).
Di ULS SEA Championship 2022 ini, delapan tim dari enam negara akan bertanding memperebutkan total prize pool sebesar 8.000 Dolar AS atau Rp 119 juta.
Turnamen ini akan digelar secara online yang dapat disaksikan melalui kanal YouTube UniPin Gaming.
Adapun daftar tim yang bertanding di USC 2022 ini mencakup Bigetron Era dan RRQ Mika sebagai perwakilan dari Indonesia, Smart Omega Empress dan Rocka Azure dari Filipina, Rose Ophelia dari Malaysia, Reborn dari Singapura, DDE Empresses dari Myanmar, dan IDNS Elsa dari Thailand.
Baca Juga: Sambut MPL ID S10, UniPin Bagi-Bagi Skin Epic Mobile Legends Gratis
Berikut jadwal USC 2022:
Senin, 22 Agustus 2022
- IDNS Elsa (Thailand) vs Rocka Azure (Filipina)
- Reborn (Singapura) vs RRQ Mika (Indonesia)
Selasa, 23 Agustus 2022
- Smart Omega Empress (Filipina) vs Rose Ophelia (Malaysia)
- Bigetron ERA (Indonesia) vs DDE Empresses (Myanmar)
Format ULS SEA Championship 2022 ini sama seperti MPL ID, yang mana tim kalah bakal turun ke kategori lower bracket.
Sedangkan tim menang tetap lanjut di kategori upper bracket.
Adapun format pertandingan dilakukan secara best of 5 (BO5). Artinya salah satu tim harus menang tiga kali apabila mau lanjut ke babak selanjutnya.
Sedangkan babak Grand Final ULS SEA Championship 2022 nanti akan digelar secara best of 7, yang berarti salah satu tim bakal juara apabila meraih kemenangan empat kali.
Berita Terkait
-
UniPin Hadirkan Blessing of The Welkin Moon ke Pemain Genshin Impact
-
Tim Thailand, Valdus Eufrosine Juarai UniPin SEACA MAJOR 2021
-
UniPin SEACA MAJOR 2021 Ditutup Dengan Kemenangan Tim Indonesia BOOM Esport
-
Ukir Sejarah Baru, Belletron ERA Bawa Pulang Piala UniPin Ladies Series SEA Invitational
-
Seaca Major 2021 Akan Berikan Keriuhan Turnamen Internasional
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara