Suara.com - Google Android 12 dan 13 memiliki fitur khusus yang memungkinkan pengguna mengatur pemberitahuan deteksi suara.
Sehingga pengguna tuna rungu atau yang mengalami gangguan pendengaran, dapat mendeteksi alarm dan suara penting lainnya yang sulit.
Sekarang, Google memperluas fitur ini untuk memungkinkan pengguna merekam dan mengatur pemberitahuan suara khusus.
Awalnya, diperkenalkan di Android 12, Google menambahkan fitur yang disebut notifikasi suara.
Fitur ini adalah pengubah sistem untuk tuna rungu. Ini memungkinkan pengguna yang biasanya tidak dapat mendengar hal-hal seperti alarm kebakaran dan asap, melihat pemberitahuan muncul di ponsel mereka.
Pembelajaran mesin Google menyelesaikan ini dengan mendengarkan suara yang mungkin dianggap penting.
Dilansir laman 9to5google, Jumat (9/9/2022), daftar lengkapnya mencakup suara bayi, microwave bip, air mengalir, dan banyak lagi.
Sayangnya, produk rumah tangga yang berbeda menghasilkan suara berbeda, dan ada kemungkinan ponsel kamu tidak dapat mendeteksi suara dengan benar.
Untuk mengatasi ini, Google sedang mengerjakan fitur perluasan baru yang disebut pemberitahuan suara khusus.
Baca Juga: Fitur Baru Google, Berbagi Otomatis Nearby Share
Daripada mengandalkan apa yang dianggap perangkat sebagai suara penting, pengguna sekarang dapat merekam dan memberi label suara khusus yang mereka anggap penting.
Misalnya, kamu dapat merekam suara peringatan oven tertentu atau bahkan lagu "Saya selesai" dari mesin cuci.
Hampir semua suara yang mungkin perlu kamu waspadai dapat direkam dan disimpan di perangkatmu sehingga ketika saatnya tiba, kamu akan mengetahuinya.
Google belum menyebutkan garis waktu rilis khusus untuk fitur ini, tapi saat fitur tersedia, kamu dapat menemukannya di bawah halaman Notifikasi Suara di pengaturan Aksesibilitas Anda.
Berita Terkait
-
Tanpa Ribet, Ini Cara Install Aplikasi Google di Tablet Huawei
-
Harga Fitbit Air Gelang Pintar Google, Lengkap dengan Spesifikasi dan Review
-
Jangan Gegabah Memasukkan Jurnalisme ke UU Hak Cipta
-
Xiaomi TV A Pro 32 2026 Rilis: Smart TV QLED Rp2 Jutaan dengan Warna Memukau dan Fitur Lengkap
-
Cara Mendeteksi Alat Pelacak Tersembunyi Pakai HP Tanpa Aplikasi, Aktifkan Notifikasi Otomatis
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Berapa Harga iPad Paling Murah 2026? Desain Premium, Paling Worth It Dibeli
-
4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
-
3 Cara Cek Battery Health di HP Android, Lengkap dengan Tips agar Awet
-
Tanpa Ribet, Ini Cara Install Aplikasi Google di Tablet Huawei
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Terapkan Kebijakan Baru Mulai 1 Juli 2026
-
HP Vivo Rp1 Jutaan Seri Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Multitasking Stabil
-
7 Laptop dengan Baterai Paling Awet, Tetap Produktif saat Mati Listrik
-
Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud
-
Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber
-
Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris