Suara.com - Peretas alias hacker Bjorka kini menuai atensi baik dari publik maupun pemerintah Indonesia berkat ulahnya. Adapun Bjorka mengunggah beberapa rangkaian data yang ia klaim sebagai data rahasia pemerintah Indonesia.
Data tersebut disebarluaskan oleh Bjorka ke sebuah situs tempat dirinya beroperasi yang bernama Breach Forums. Tak berhenti di situ, Bjorka juga merogoh kocek dari situs tersebut usai menjual data yang ia sebarluaskan dan dibanderol dengan harga jutaan US Dollar.
Sontak, rasa ingin tahu publik terhadap situs Breach Forums kian bermunculan. Kini, masyaarakat mengunjungi situs tersebut karena keingintahuan akan aktivitas dan fitur-fitur yang disediakan.
Mari simak dan berkenalan dengan situs Breach Forums yang menjadi tempat Bjorka beroperasi.
Sebuah situs forum diskusi
Breach Forums ternyata merupakan sebuah forum diskusi yang tak jauh berbeda dengf]an situs-situs berbentuk forum lainnya. Pasti, publik sudah tak asing dengan situs forum terkemuka seperti Kaskus.
Sebab, Breach Forums juga menawarkan segudang fitur layaknya Kaskus yakni sebuah forum diskusi. Melalui situs Breach Forums, pengguna dapat membuat akun dan menyetel profil pribadinya.
Usai membuat akun, pengguna dapat berinteraksi dan berdiskusi dengan pengguna lainnya dalam sebuah percakapan yang diberi istilah thread. Pengguna dapat bertukar gagasan, hingga mengunggah dokumen serta file di thread tersebut.
Sejarah pendirian Breach Forums
Baca Juga: Profil Munir, Aktivis HAM dan Pendiri KontraS yang Kasusnya Disinggung Bjorka
Para pengguna situs Breach Forums meyakini bahwa situs tersebut didirikan oleh seorang peretas dengan nama samaran Pompompurin. Kala itu, ia aktif di sebuah forum lain bernama Raid Forums.
Situs forum tersebut dipercayai sebagai cikal bakal berdirinya Breach Forums. Adapun terdapat sejarah yang tak kalah kelam dari situs tersebut. Pasalnya, situs tersebut digunakan untuk raid atau menyerang pengguna internet lain.
Sontak, situs tersebut ditutup permanen. Diduga bahwa Pompompurin mendirikan situs Breach Forums sebagai alternatif usai situs Raid Forums ditutup.
Dari tempat diskusi hingga menjual data
Meski digunakan oleh Bjorka untuk menjual data sensitif, ternyata situs tersebut juga memiliki sisi legal. Yakni, banyak thread percakapan yang ditujukan untuk membahas hal-hal yang tak melawan hukum seperti cara mengoperasikan perangkat lunak, merakit komputer pribadi, hingga bertukar ilmu soal pemrograman.
Namun, situs tersebut juga terdapat sisi ilegal seperti yang dilakukan oleh Bjorka. Situs tersebut memiliki sebuah kanal bernama marketplace yang jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia menjadi 'pasar'.
Kanal tersebut menjadi wadah bagi para peretas untuk menjual data-data sensitif yang dibanderol dengan harga yang fantastis. Seperti data rahasia pemerintah Indonesia yang diunggah dan dijual oleh Bjorka dengan harga jutaan Dollar Amerika.
Kontributor : Armand Ilham
Tag
Berita Terkait
-
Profil Munir, Aktivis HAM dan Pendiri KontraS yang Kasusnya Disinggung Bjorka
-
Bantah Alihkan Kasus Ferdy Sambo, Hacker Bjorka Senggol Nama Kapolri
-
Dibongkar Hacker Bjorka, Luhut dan Puan Ternyata Baru Dua Kali Vaksin Covid-19
-
Rocky Gerung Sebut Hacker Bjorka Variabel Opisisi Bikin Semangat Buruh dan Mahasiswa Demo
-
Drone Emprit: Ulah Bjorka Bocorkan Data, Disambut Warganet Twitter
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
Terkini
-
Rombongan 5 Mobil Terobos CFD Jakarta, Barrier Dibuka Paksa hingga Pakai Strobo
-
Soal Rekening Aktivis Pati Diblokir, Andre Rosiade: Bank Himbara Tak Mungkin Main Sepihak
-
Galaxy S27 Ultra Dikabarkan Ubah Total Desain Kamera, Tak Lagi Bawa 4 Lensa
-
10 Taksi Listrik Mengaspal di Semarang, Jateng Mulai Kaji Elektrifikasi Trans hingga Travel
-
Indeks CFX10 Melambung Tinggi ke Level 917,67, Ethreum Lagi Naik Daun
-
MBG Tetap Dibagikan Meski Siswa Pekanbaru Diliburkan Imbas Asap Karhutla
-
167 Bangunan Hangus, Ini 4 Tahap Skenario Pemerintah Pulihkan Desa Adat Sade
-
Prabowo Ancam Cabut Izin Korporasi yang Terlibat Pembakaran Hutan untuk Buka Lahan
-
Giant Sea Wall Pantura Jawa: Solusi Banjir Rob atau Masalah Baru?
-
Rekening Donasi Demo Diblokir, Dosen UGM: Tindakan Abusif Penguasa dan Melawan Hukum