Suara.com - Manfaat dari nuklir sudah banyak bisa dirasakan di berbagai bidang, salah satunya adalah tenaga nuklir itu sendiri.
Tenaga nuklir adalah tenaga dalam bentuk apapun yang dibebaskan dalam proses transformasi inti, termasuk tenaga yang berasal dari sumber radiasi pengion.
Dapat dikatakan, tenaga nuklir adalah tenaga yang berasal dari inti atom yang dapat menghasilkan tenaga yang sangat besar.
Awal perkembangan ketenaganukliran nasional sudah ada semenjak era presiden Soekarno di 1954.
Presiden Soekarno membentuk Panitia Negara, bertugas melakukan penyelidikan adanya kemungkinan sisa zat radioaktif di wilayah NKRI akibat uji coba persenjataan.
Panitia Negara inilah yang kemudian menjadi awal cikal bakal BATAN.
Pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi nuklir di Indonesia sendiri diawali dengan pembangunan beberapa pusat penelitian, serta pembangunan reaktor nuklir.
Hal ini bertujuan untuk riset penelitian yang akan digunakan sebagai upaya untuk penguasaan di bidang iptek nuklir.
Pada 1965 reaktor atom pertama diresmikan pengoperasian (Triga Mark II) di Bandung.
Indonesia hingga saat ini telah mengoperasikan tiga unit reaktor nuklir, untuk keperluan penelitian serta beberapa fasilitas nuklir yang meliputi fabrikasi elemen bakar.
Baca Juga: Semarak Perayaan Ulang Tahun ke 74 Korea Utara
Berikut tiga lokasi reaktor nuklir yang ada di Indonesia:
- Bandung, Jawa Barat. Pusat Penelitian Tenaga Nuklir (PPTN) Bandung. (reaktor Triga Mark II. Diarsipkan 2007-12-31 di Wayback Machine.
- Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta (Reaktor penelitian nuklir Kartini operasi sejak 1979).
- Serpong, Kota Tangerang Selatan, Banten. (reaktor penelitian nuklir MPR RSG-GA Siwabessy - diresmikan 1987).
Meski demikian rencana nuklir Indonesia sempat dikritik oleh Greenpeace dan sejumlah individu lainnya, seperti Gus Dur.
Pada Juni 2007, hampir 4.000 demonstran meminta pemerintah membatalkan rencana pembangunan reaktor nuklir di Muria, Jawa Tengah.
Mereka menolaknya karena bahaya limbah nuklir, dan lokasi Indonesia di Cincin Api Pasifik, dengan banyak aktivitas geologi, seperti gempa bumi dan letusan gunung.
Pada 2006, Indonesia menandatangani perjanjian dengan negara lain dalam hal nuklir, termasuk Korea Selatan, Rusia, Australia dan Amerika Serikat.
Australia tidak keberatan untuk mengirim uranium ke Indonesia dan terdapat kesepahaman dengan pihak Rusia, yang menawarkan untuk membangun reaktor nuklir di Gorontalo sebagai lokasi baru.
Berita Terkait
-
Analisis Eks Utusan AS Nilai Perdamaian AS - Iran Makin Sulit karena Ini, Singgung Peran China
-
Ngeri! Iran Terang-terangan Bongkar Akal Bulus Amerika di Balik Perang Timteng
-
Mengenal Gunung Pickaxe, Lokasi Fasilitas Iran yang Akan Dibom Amerika Serikat
-
Donald Trump: Iran Mau Banget Bertemu, Tapi Amerika Tak Tertarik
-
Donald Trump Restui Arab Saudi Kembangkan Nuklir
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123