Suara.com - Walt Disney tampak makin serius menggarap proyek yang berkaitan dengan Web3 di platform. Mereka diketahui tengah mencari pengacara perusahaan yang berpengalaman dengan teknologi seperti non-fungible token atau NFT, blockchain, metaverse, dan decentralised finance (DeFi) yang diunggah di lowongan pekerjaan di LinkedIn.
Disney juga meminta calon karyawan itu harus mengerti semua undang-undang dan peraturan produk terkait teknologi tersebut, terutama di Amerika Serikat.
Tugas lainnya yakni mencakup uji tuntas untuk NFT, blockchain, marketplace pihak ketiga, dan penyedia cloud. Calon karyawan ini bakal memberikan saran hukum soal hal-hal terkait cryptocurrency (mata uang kripto), mata uang digital, dan memandu Disney dalam teknologi tersebut.
Disney mencari seorang pengacara dengan minimal 5-8 tahun pengalaman mengelola dan menjalankan transaksi perusahaan yang kompleks, serta pengalaman di sebuah firma hukum multinasional besar dengan praktik perusahaan yang diakui secara internasional.
Disney sendiri memang sudah tertarik dengan NFT dalam berapa terakhir. Sejak 2021, mereka sudah memperkenalkan koleksi NFT bersama mitranya bernama VeVe.
Selain itu, mantan CEO Disney Bob Iger menyatakan kalau NFT adalah potensi luar biasa untuk perusahaannya yang memiliki banyak kekayaan intelektual.
Disney juga diberikan paten untuk teknologi yang memungkinkan atraksi augmented reality (AR) tanpa headphone pada awal tahun.
Teknologi bernama “Real-World-Virtual-World Simulator” ini dapat menghasilkan dan merancang efek tiga dimensi (3D) khusus pada ruang fisik, dinding, dan objek terdekat di taman hiburan Disney.
Saat ini metaverse sedang dikembangkan sebagai kombinasi dari dunia fisik dan digital, di mana orang dapat berinteraksi secara virtual. Paten Disney ini bertujuan untuk memberikan pengalaman imersif ke pengunjung tanpa memerlukan headset virtual reality (VR).
Baca Juga: Battle of Guardians Dikenalkan ke Indonesia, Game PvP Berbasis NFT
Berita Terkait
-
Mirip Harry Potter, Film Animasi Hexed Bawa Penonton ke Dunia Penyihir
-
Anime Disney Twisted-Wonderland: The Animation Masuk Nominasi TCA Awards 2026
-
Live Action Lilo & Stitch 2 Akan Digarap Langsung Kreator Asli
-
Bukan Sekadar Tren, Ini Alasan Web3 Bakal Mengubah Karier dan Bisnis Masa Depan
-
The Punisher: One Last Kill, Brutal Sepanjang 48 Menit Itu Nggak Cukup!
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Kolom Komentar Instagram Dipenuhi Spam Judi Online, Pakar Siber Minta Platform Bertindak Tegas
-
OPPO Find X9s vs iPhone 17 Pro: Saat Flagship Compact Paling Affordable Menantang iPhone
-
TikTok Buka Suara soal Isu PHK Tokopedia, Benarkan Restrukturisasi Divisi R&D
-
Marvel Blade Batal, Microsoft Dirumorkan PHK Ribuan Karyawan Xbox
-
Update Harga iPhone Juli 2026, Seri Apa Saja yang Naik?
-
Resmi Rilis, Booster Pack Ancaman Bayangan Bawa Strategi Baru Pokemon TCG
-
Gigabyte Resmi Rilis AORUS GeForce RTX 5080 INFINITY dan INFINITY WOOD, Punya Desain Premium
-
7 Rekomendasi HP Murah Rp 1 Jutaan, Solusi Produktivitas Basic hingga Driver Ojek Online
-
GrabUnlimited Gandeng NPD, Member Kini Bisa Nikmati Pengalaman Eksklusif di Luar Diskon
-
ITSEC Asia Investasi AI Rp11 Miliar, Bidik Pertumbuhan Bisnis Software hingga 2031