Suara.com - Sony telah merilis kamera ZV-1F dan hadir dengan label harga yang terjangkau.
Sony ZV-1F adalah yang ketiga dalam jajaran kamera vlogging Sony.
Perangkat ini dilengkapi dengan sensor 20.1MP, video 4K, dan pengaturan yang mudah digunakan.
Sony ZV-1F juga memiliki sensor Tipe-1 seperti pendahulunya, ZV-1 tetapi dengan sudut lebar, zoom 20mm sebagai lensa utama.
Kamera memiliki mikrofon arah dengan bias maju untuk mengisolasi suara kamu.
Ada juga deadcat yang dapat dilepas yang menghilangkan noise angin saat memotret.
Sony ZV-1F memiliki rentang ISO 125-12800 dan lampu penghitung menghadap ke depan untuk merekam.
Meskipun kamera memiliki zoom digital 2x 1080p dan 1,5x dalam 4K, Sony ZV-1F tidak memiliki stabilisasi bawaan.
Dilansir laman Gizmochina, Senin (17/10/2022), pilihan stabilisasi elektronik hanya memungkinkan pemangkasan 1,23x.
Baca Juga: Akun Sony PlayStation Bisa Dihubung ke Steam
Sony ZV-1F memiliki kecepatan bingkai masing-masing 30fps dan 120fps untuk video 4K dan 1080p.
Pengaturannya yang lambat dan cepat mendukung pengambilan 60x hyperlapse dalam HD tetapi menggunakan autofokus hanya pendeteksi kontras.
Beberapa sorotan lain dari Sony ZV-1F termasuk sakelar bokeh dan Shot Mark.
Fitur Shot Mark membantu kamu membuat klip pendek (di bawah 60 detik) dan mengirimkannya ke smartphone melalui aplikasi Sony.
Kamera vlogging Sony ZV-1F dibanderol dengan harga 500 Dolar AS (Rp 7,73 juta) dan akan mulai dijual mulai 24 Oktober mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba
-
Replika Gajah Raksasa Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Banjar
-
Buku Gramedia Diskon 25 Persen Pakai BRI, Ini Syaratnya
-
IHSG Bisa Kembali Terbang Besok, Saham-saham Ini Bisa Dilirik
-
Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh
-
Sultan Syarif Kasim II 'sang Donatur' Sumbang Rp1 Triliun untuk Kemerdekaan Indonesia
-
Harga Minyak Stabil, Pemerintah Janji Neraca Perdagangan Tak Tekor pada Juli
-
Program MBG di Sumsel Sudah Jangkau 2 Juta Penerima, Lalu Mengapa 10 Dapur Masih Disuspensi?
-
Di Balik Kemeriahan Lomba 17-an, Napas Ekonomi Akar Rumput yang Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
BBM Mulai Normal, 47 SPBU di Flores Kembali Beroperasi Setelah Gempa