Suara.com - Setelah menghadirkan Obrolan Komunitas ke Grup Facebook bulan lalu, Meta mengumumkan serangkaian fitur baru yang akan hadir di Grup. Sebagaimana dilansir dari Phone Arena, Sabtu (22/10/2022), fitur-fitur ini seharusnya memberi pengguna lebih banyak opsi untuk terhubung melalui subjek yang serupa dan menambahkan kemampuan baru admin meningkatkan keterlibatan dalam Grup.
Pertama dan terpenting, Meta memperkenalkan Reels in Groups, memungkinkan anggota komunitas untuk berbagi informasi, bercerita. Admin dan anggota grup akan dapat menambahkan audio, teks, dan filter di atas video sebelum diunggah.
Selanjutnya, Meta merilis kemampuan untuk membagikan acara Facebook publik untuk komunitas ke cerita Instagram. Belum tersedia untuk semua orang, pembaruan untuk profil Grup sekarang tengah diuji oleh Meta, termasuk kemampuan untuk menyesuaikan informasi di About Me (Tentang Saya), dan opsi menambahkan indikator ke profil jika pemiliknya terbuka untuk pengiriman pesan.
Fitur baru untuk admin Grup Facebook juga tersedia, meskipun ini masih dalam tahap pengujian. Yang paling penting adalah cara baru bagi admin untuk menyoroti anggota dengan kontribusi teratas, yang dapat memperoleh poin dengan aktif dengan serangkaian tanggung jawab dalam komunitas atau untuk menerima reaksi dan komentar pada postingan.
Penyesuaian tambahan untuk fitur Assist features (Bantuan Admin) juga sedang diuji. Misalnya, admin grup dapat secara otomatis memindahkan postingan yang berisi informasi yang dinilai salah oleh pemeriksa fakta pihak ketiga ke postingan yang tertunda, sehingga mereka dapat meninjaunya sebelum menghapusnya.
Daily Digest juga merupakan fitur baru yang memungkinkan admin grup untuk melihat sekilas bagaimana Assist features ( Bantuan Admin) membantu mereka mengelola grup melalui ringkasan tindakan harian.
Tak hanya itu, Meta sedang menguji ekstensi dalam Ditandai oleh Facebook yang memberi beberapa admin grup tertentu kemampuan untuk menggunakan konteks tambahan dan mengizinkan beberapa konten yang mungkin ditandai untuk dihapus sebagai pelecehan dan intimidasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut