Suara.com - Jaksa Agung Texas, Ken Paxton resmi menggugat Google. Dia menuding kalau perusahaan melanggar undang-undang data biometrik di negara bagian tersebut.
Pasalnya, Google dianggap mengumpulkan data wajah dan suara dari pengguna maupun non-pengguna produk perusahaan tanpa persetujuan mereka, seperti dikutip dari CNN, Senin (24/10/2022).
Gugatan mengklaim kalau fitur pendeteksi wajah di Google Photos serta teknologi pengenalan suara di jajaran speaker pintar maupun produk rumah lainnya, merupakan pelanggaran terhadap peraturan Capture atau Use of Biometric Identifier Act.
Di Google Photos, perusahaan memindai gambar yang diunggah untuk mengidentifikasi dan mengkategorikan subjek dalam foto.
Hal itu termasuk orang-orang yang mungkin tidak menyadari kalau wajahnya akan dianalisis atau disimpan.
Google juga dituding kalau mereka telah merekam data suara konsumen Texas tanpa pandang bulu apakah pengguna juga menyetujui aktivitas tersebut.
Keluhan itu dikontekskan ke Nest Hub Max Google, perangkat layar rumah pintar dengan kamera internal.
Perangkat ini diklaim terus menerus mengawasi dan menunggu untuk mengidentifikasi wajah.
“Di seluruh negara bagian, setiap hari orang Texas menjadi sapi perah yang diperas Google untuk mendapatkan keuntungan,” kata pengaduan itu.
Baca Juga: Pembaruan Google Message, Makin Mantap Saingi iMessage Milik Apple
Texas adalah salah satu dari sedikit negara bagian yang memiliki regulasi soal penggunaan data biometrik.
Ini jadi kedua kalinya Texas menerapkan undang-undang 2009 itu untuk menggugat perusahaan.
Sebelumnya, mereka juga pernah menggugat Facebook yang memiliki alat pendeteksi wajah, yang saat ini fiturnya sudah ditutup.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
iPhone 17 Pro Max vs Samsung Galaxy S26 Ultra, Mana yang Cocok untuk Anda?
-
Dolar Melejit, Ini 5 HP Paling Worth It di 2026: Ada yang Cuma Rp1 Jutaan
-
Update Harga HP Baru Rilisan 2026 dari Berbagai Merek, Mulai Rp1 Jutaan
-
23 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Mei 2026: Spesial Akhir Pekan Banjir Rank Up Koin
-
38 Kode Redeem FF Terbaru 31 Mei 2026: Klaim Cepat SG2 Golden dan MP40 Cobra
-
Terpopuler: HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik, Fenomena Langka Blue Moon pada 31 Mei 2026
-
Snapdragon C Resmi Diumumkan, Prosesor Baru Qualcomm untuk Laptop Murah, Baterai Tahan Seharian
-
Viral Game Simulasi Kereta Buatan Indonesia Banjir Pujian di Jepang, Grafis Menawan!
-
Deretan Fitur Ugreen EchoBuds Magic, Lengkap dengan Kelebihan dan Kekurangannya
-
Asus TUF Gaming F16 dan A16 Resmi Pakai RTX 50-Series, Tangguh Berstandar Militer