Suara.com - Pasar smartphone China adalah yang terbesar di dunia dan menurut IDa, mengalami penurunan yang terus berlanjut sepanjang Q3 2022.
Dilansir laman GSM Arena, Minggu (30/10/2022), total pengiriman turun 11 persen dari tahun ke tahun dengan 71,3 juta unit terjual.
Namun, segmen premium melihat peningkatan sederhana 1,9 persen untuk periode yang sama, mengambil bagian 22,4 persen.
Lima perusahaan teratas yang menjual smartphone di China adalah vivo, Honor, Oppo, Apple, dan Xiaomi.
Apple adalah satu-satunya perusahaan non-China dalam daftar. Namun terlepas dari kinerja vivo yang mengesankan, penjualan perusahaan turun lebih dari 20 persen dari tahun ke tahun.
Sub-merek Vivo iQOO dipandang sebagai salah satu faktor kunci untuk mempertahankan posisi teratas.
Honor juga mengalami penurunan sebesar 9,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, mempertahankan 17,9 persen dari total pangsa pasar.
Oppo, di sisi lain, telah terpukul paling keras. Perusahaan kehilangan 27,9 persen dari penjualannya dibandingkan dengan Q3 2021, tetapi masih mempertahankan keunggulan atas Apple dengan total pangsa pasar 11,6 persen.
Apple sebagai satu-satunya perusahaan di lima besar dengan peningkatan penjualan 2,5 persen, terutama berkat model iPhone 14 Pro dan Pro Max.
Lagi pula, segmen premium melihat peningkatan minat. Last but not least, Xiaomi memiliki 9 persen pangsa pasar di Q3 2022, kehilangan 17,9 persen dari penjualannya YoY.
Baca Juga: Ponsel Misterius Vivo V2238A Bersertifikat 3C, Diprediksi Jadi Ponsel Seri Vivo X90
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Anggaran MBG Menyusut Jadi Rp240,2 Triliun, Sasaran Berkurang 10,8 Juta
-
4 Rekomendasi Rice Cooker untuk 1 Orang, agar Nasi Tak Mubazir
-
Tren Bisnis Kuliner dan Properti Dilirik Investor, Bagaimana Proyeksinya
-
Gratifikasi Rp20,7 Miliar, KPK Tahan Eks Bos Pajak Jakarta Khusus
-
Dari Kosong hingga Omzet Puluhan Juta, Cerita Ari Mengubah Tren Kopi Menjadi Peluang UMKM
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere