Suara.com - Activision Blizzard dan perusahaan game asal China NetEase, baru saja mengakhiri perjanjian lisensi yang sudah dilakukan selama 14 tahun terakhir.
Akibat hal itu game populer Blizzard seperti World of Warcraft, Hearthstone, Warcraft III: Reforged, Overwatch, Diablo III dan lainnya bakal menghilang dari China.
Kerja sama keduanya pertama kali dilakukan sejak Agustus 2008 yang akan berakhir pada Januari 2023, setelah keduanya tidak mencapai kesepakatan, seperti dikutip dari CNBC, Senin (21/11/2022).
CEO NetEase William Ding mengatakan, kedua perusahaan memiliki perbedaan material pada persyaratan utama dalam negosiasi kesepakatan.
“Kami merasa terhormat memiliki hak istimewa untuk melayani para gamers selama 14 tahun terakhir dan telah berbagi banyak momen berharga dengan mereka selama itu,” kata Ding.
Ding melanjutkan kalau mereka berkomitmen untuk melayani para pemain dengan baik hingga perjanjian itu selesai di Januari 2023.
Pihaknya pun memastikan kalau data dan aset pemain akan terlindungi dengan baik.
Penjualan game Blizzard pun bakal ditangguhkan di China dalam beberapa hari mendatang.
Judul game seperti untuk World of Warcraft: Dragonflight, Hearthstone: March of the Lich King, Overwatch 2 Season 2 masih bisa dimainkan sampai akhir tahun.
Baca Juga: Call of Duty Premium Siap Beraksi pada 2023
“Kami sangat berterima kasih atas semangat yang ditunjukkan oleh para gamers China selama hampir 20 tahun kami membawa game ke Tiongkok melalui NetEase dan mitra lainnya,” kata Presiden Blizzard Mike Ybarra.
“Antusiasme dan kreativitas mereka menginspirasi kami, dan kami sedang mencari alternatif untuk mengembalikan game kami kepada para pemain di masa depan," jelas Blizzard.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
53 Kode Redeem FF 25 Februari 2026: Klaim Gloo Wall Ramadan dan Bocoran Angel Ungu
-
5 Pilihan Tablet RAM 16 GB Memori 512 GB Paling Murah untuk Kerja
-
Xiaomi 17T Series Lolos Sertifikasi TKDN: Bersiap ke Indonesia, Usung Chipset Anyar
-
Peta Sebaran 'Amukan' Topik Tyas dan LPDP: Lebih Banyak di X, Netizen TikTok Kurang Peduli
-
Daftar Harga iPhone Terbaru Jelang Lebaran 2026, Lengkap Semua Seri
-
69 Kode Redeem FF Aktif 24 Februari 2026: Klaim Crimson dan Gloo Wall Ramadhan Gratis
-
Begini Kebijakan Kemenkeu RI Buntut Viralnya Dwi Sasetyaningtyas, LPDP Trending
-
Infrastruktur Digital Jadi Penentu Bisnis Ritel dan F&B
-
Penampakan Xiaomi 17 Ultra Leica Edition Versi Global Terungkap Jelang Perilisan
-
17 HP Murah Redmi dan POCO dapat HyperOS 4 Berbasis Android 17, Ada Fitur Baru