Upaya perekrutan Foxconn memungkinkannya untuk mendaftarkan lebih dari 100.000 pekerja baru.
Sebuah dokumen yang dilihat oleh CNN menunjukkan Foxconn menjanjikan para pekerja ini bonus 3.000 yuan ($419) setelah 30 hari pertama mereka bekerja.
3.000 yuan lainnya dijanjikan kepada para pekerja yang masih bekerja untuk perusahaan setelah 60 hari.
Namun, salah satu pekerja mengatakan bahwa para rekrutan baru ini diberitahu oleh Foxconn bahwa bonus pertama tidak akan dibagikan hingga 15 Maret dan bonus kedua akan berikan pada Mei mendatang.
Akibatnya, para karyawan terpaksa bekerja selama liburan Tahun Baru Imlek di bulan Januari untuk menerima bonus pertama.
“Perekrut baru harus bekerja lebih lama untuk mendapatkan bonus yang dijanjikan, sehingga mereka merasa tertipu,” kata pekerja ini.
Pernyataan Foxconn
"Kami mohon maaf atas kesalahan input di sistem komputer dan menjamin bahwa pembayaran sebenarnya sama dengan yang disepakati," tulis pernyataan Foxconn yang dirilis pada 24 November 2022.
Apple juga berkomentar, "Kami sedang meninjau situasi dan bekerja sama dengan Foxconn untuk memastikan kekhawatiran karyawan mereka ditangani."
Baca Juga: Daftar Aplikasi dan Game Terbaik 2022 di Apple App Store: BeReal dan Apex Legends Teratas
Selama pertempuran antara penjaga yang mengenakan jas hazmat dan karyawan, pengunjuk rasa ditendang dan dipukul dengan pentungan dan batang logam.
Pekerja melemparkan botol dan penghalang ke petugas keamanan sambil menjungkirbalikkan dan menghancurkan mobil polisi.
Di hari yang sama dengan rilisnya pernyataan dari Foxconn, beberapa pekerja yang setuju untuk meninggalkan fasilitas tersebut telah menerima pembayaran 8.000 yuan dari Foxconn karena setuju untuk berhenti. [Pasha Aiga Wilkins]
Berita Terkait
-
5 Produksi Apple DIhentikan Produksinya Tahun Ini
-
Sepasang Sandal Bekas Pendiri Apple Steve Jobs Dilelang Rp 233 Juta
-
Melanggar Privasi, Apple Diam-Diam Kumpulkan Data Pengguna
-
Apple Rilis Search Engine Pesaing Google 4 Tahun Lagi
-
Produksi iPhone 14 Pro dan 14 Pro Max Terhambat, Apple Disebut Mengalami Kerugian
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan