Suara.com - Platform perpesanan instan, WhatsApp, secara aktif berupaya menambahkan lebih banyak emoji ke fitur 'Reaksi' yang diluncurkan pada Mei lalu.
Fitur reaksi telah menjadi sangat populer, memacu pengembang WhatsApp untuk menambahkan lebih banyak emoji ke fitur tersebut. Namun, apa sebenarnya artinya itu?
WhatsApp sedang berupaya menambahkan 21 emoji baru dan merombak delapan yang sudah ada, menurut laporan terbaru dari WABetaInfo, dilansir laman Softonic, Kamis (8/12/2022).
Mereka yang menggunakan WhatsApp beta di Android mungkin sudah melihat emoji baru di fitur reaksi.
Namun, karena ini masih dalam pengembangan, mereka tidak tersedia untuk semua pengguna beta.
Dengan demikian, jika menjalankan WhatsApp Beta dan belum melihat emoji baru, jangan khawatir; mereka akan ada di sana dengan pembaruan berikutnya.
Emoji yang dirombak telah selesai dan tersedia untuk semua pengguna beta. Meskipun dirombak, tidak ada banyak perbedaan visual antara emoji asli dan delapan emoji yang dirombak.
Nyatanya, hanya dua yang menunjukkan perbedaan mencolok – Wajah Memohon dan Wajah Menahan Air Mata.
WhatsApp mengungkapkan pada Mei, setelah rilis reaksi bahwa mereka sedang berupaya menambahkan lebih banyak emoji dan warna kulit ke fitur tersebut.
Baca Juga: Cara Membuat Avatar WhatsApp, Gampang Banget dan Nggak Pake Ribet
Fitur reaksi dirilis bersamaan dengan fitur Komunitas, yang juga mendapat beberapa pembaruan sejak dirilis.
Reaksi bukanlah fitur yang sepenuhnya baru. Beberapa aplikasi seperti Skype, Telegram, Slack, dan iMessage telah berhasil menggunakan fitur ini untuk waktu yang lama.
Bahkan Instagram, yang merupakan platform milik Meta lainnya seperti WhatsApp, memiliki fitur ini.
Dalam situasi ini, sepertinya aplikasi perpesanan instan sedang mengejar ketinggalan.
Namun, dengan lebih dari dua miliar pengguna aktif global, aplikasi tidak banyak menderita karena terlambat dalam hal ini.
Ini bukan satu-satunya fitur dan peningkatan baru yang dibuat oleh pengembang.
Pembaruan untuk menambahkan lebih banyak emoji ke reaksi muncul setelah beberapa fitur lain di platform.
Beberapa fitur baru tersebut antara lain fitur baru WhatsApp Notes, kemampuan untuk membisukan obrolan grup di WhatsApp versi desktop dan masih banyak lagi lainnya.
Berita Terkait
-
Baru Banget, Begini Cara Mudah Mengirim Pesan WhatsApp ke Nomor Sendiri
-
Update Status WhatsApp Bisa Pakai Voice Note
-
WhatsApp Meluncurkan Fitur Kirim Pesar ke Nomor Sendiri, Hiburan Buat Para Jomblo
-
Meta Bantah Kebocoran Data 487 Juta Nomor Pengguna WhatsApp
-
Data 487 Juta Pengguna WhatsApp Bocor, 130.331 dari Indonesia
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Dear Pak Prabowo: 22,93 Juta Warga RI Masih Hidup Miskin
-
Samsung Galaxy A27 5G vs Galaxy A25 5G, Apa Saja Bedanya? Ini 4 Alasan Layak Upgrade
-
Pendaftaran Upacara 17 Agustus 2026 di Istana Dibuka Sampai Kapan? Ini Batas Waktunya
-
Pemutihan Pajak Kendaraan 2026 Sampai Kapan? Simak Jadwal Lengkap Tiap Provinsi
-
Putusan MK Buka Peluang Grasi hingga Amnesti Bagi Terdakwa Berbasis Audit BPKP
-
Kementerian P2MI Kenalkan Asta Mandala SMK Go Global, Bidik 500 Ribu Pekerja Migran Terampil
-
Kenapa Gen Z Rela Boros buat Kopi Tapi Menyerah Duluan soal Rumah?
-
Simulasi Cicilan KUR BRI Terbaru Agustus 2026
-
Kata-kata Polisi Malaysia soal Warganya Naik Batik Air Selundupkan Sabu dari KL ke Surabaya
-
Pengangguran Memang Turun, Tapi Cuma 24 Ribu Orang! Masih Ada 7,22 Juta Warga Indonesia Menganggur