Suara.com - Juru bicara Meta membantah soal laporan kebocoran data 487 pengguna WhatsApp yang ada di seluruh dunia. Mereka mengaku tidak menemukan adanya bukti pelanggaran data.
Laporan kebocoran data WhatsApp ini pertama kali disebarkan oleh Cybernews. Mereka menemukannya dari unggahan di forum Breached yang diunggah pada 16 November 2022.
Tertulis bahwa akun tersebut menjual database 2022 yang berisi nomor ponsel dari 487 pengguna WhatsApp, seperti dilansir dari South China Morning Post (SCMP), Senin (28/11/2022).
Juru bicara Meta menyebut kalau laporan itu spekulatif dan diambil dari screenshot yang tidak berdasar. Dia juga mengklaim kalau perusahaan tidak menemukan bukti kebocoran data pada sistem WhatsApp.
Ia juga menekankan bahwa perusahaan menanggapi tuduhan pelanggaran keamanan itu dengan sangat serius. WhatsApp pun diklaimnya sudah mengambil langkah cepat untuk menyelidiki klaim tersebut.
Disebutkan dia kalau beberapa nomor telepon di laporan berita mungkin terkait dengan akun WhatsApp. Tetapi tidak ada informasi soal pengguna lain.
"Kami tidak memiliki informasi tentang bagaimana seharusnya daftar nomor telepon dikumpulkan dan sejauh mana daftar itu berisi nomor telepon (pengguna WA) Hong Kong," kata juru bicara Meta.
Ia juga mengaku kalau ada banyak cara untuk mengumpulkan data nomor telepon online.
Sebelumnya diberitakan kalau ada 487 nomor HP pengguna WhatsApp yang bocor di forum Breached. Negara terbanyak yang jadi korban adalah Mesir dengan 45 juta pengguna.
Baca Juga: Data 487 Juta Pengguna WhatsApp Bocor, 130.331 dari Indonesia
Negara lainnya yakni Italia (35 juta), Amerika Serikat (32 juta), Prancis (20 juta), Turki (20 juta), Inggris (11 juta), dan Rusia (10 juta). Khusus Indonesia ada 130.331 data yang diekspos.
Berita Terkait
-
WhatsApp Hadirkan Fitur Daftar Langsung di iPad, CarPlay Makin Pintar hingga Edit PDF
-
57% Orang Indonesia Simpan KTP dan Paspor di HP, Kaspersky Ingatkan Risiko Kebocoran Data Meningkat
-
Shopee - Meta, Kreator Instagram Kini Bisa Dapat Komisi dari Reels dan Feed Lewat Program Afiliasi
-
Sudah Hapus Ribuan Foto tapi Memori WhatsApp Tetap Penuh? Ini 3 Cara Mengatasinya
-
Mengucapkan Belasungkawa dengan Stiker WhatsApp, Etis atau Tidak?
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda
-
Presiden Prabowo Subianto Sindir Wartawan Saat Bahas Tentang Kampanye Besar di Pidatonya
-
Hari Anak Nasional, Saatnya Perluas Ruang Belajar dan Kolaborasi untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak
-
Honda ADV160 Ternyata Sanggup Tenggak Etanol 85 Persen, Harga Jauh Lebih Murah
-
Kulit Bersih Tanpa Rasa Kering dan Tertarik, Ini Pentingnya Memilih Cleansing Balm yang Gentle
-
Baru IPO, Emiten RANS Sudah Gonjang-ganjing! Satu Direktur Pilih Mundur
-
Bukan Supra Lagi Jadi Raja, Ini Motor Bebek Honda Paling Irit yang Kerap Diremehkan