Suara.com - Tim nasional DOTA 2 Indonesia melaju ke final lower bracket kejuaraan esport dunia IESF World Esports Championship 2022 di Bali seusai mengalahkan Thailand dalam laga semifinal lower bracket, Jumat (9/12/2022).
Bertanding di Earth Stage, Merusaka, Nusa Dua, tim Merah Putih harus memainkan tiga game untuk menaklukkan tim negeri gajah putih itu 2-1.
Timnas Indonesia diperkuat oleh Randy Muhammad Sapoetra "Dreamocel," Rafli Fathur Rahman "Mikoto," Syaid Muhammad Resky "Womy," Tri Kuncoro "Jhocam," Matthew Filemon "Whitemon," dan Brizio Adiputra Budiana "Hyde."
Sementara Thailand menurunkan Karn "KNP" Janmanee, Supanut "Lionax" Chow, Thanathorn "TNT(Boom)" Thanathorn Sriiamkoon, Anurat "Boombui" Praianun, dan Poomipat "Fearless" Trisiripanit."
Pada game pertama, Indonesia bermain agresif sejak menit-menit awal pertandingan. Strategi ini berjalan lancar dan hasilnya Indonesia memastikan kemenangan di menit 42.
Di game kedua giliran Thailand mencoba membalas untuk menyamakan kedudukan. Tim negeri gajah putih itu dominan sejak awal laga, sementara Tim Merah Putih tak kuasa menahan hingga gim kedua berakhir 1-1.
"Di gim kedua kita tadi coba improvisasi tapi ternyata gagal," kata pelatih timnas Indonesia Adit Rosenda usai pertandingan.
Pada game ketiga Indonesia mendapatkan point kill pertama. Tim Merah Putih bermain disiplin untuk menekan Thailand hingga akhirnya menutup pertandingan dengan 43-20 untuk kemenangan 2-1, sekaligus mengamankan tempat di final lower bracket.
"Di gim ketiga sebenarnya dari draf cenderung 65 persen ke kita, jadi kita sudah PD banget," ujar Adit.
Baca Juga: Timnas Esports Indonesia Semifinal Lower Bracket DOTA 2 Turnamen IESF
Adit juga mengakui bahwa masing-masing pemain timnas Indonesia memiliki kemampuan di atas lawan. Namun, kekompakan dalam menentukan langkah menjadi tantangan tersendiri mengingat timnas belum lama dibentuk.
"Untuk individual memang kita jauh di atas karena memang kita jauh berpengalaman. CUman masalahnya dari mereka Thailand dan Filipina itu mereka sudah tim lama, jadi mereka pemikirannya sudah menyatu. Sementara kita jago-jago tapi pemikirannya ada yang beda-beda," kata Adit.
Selanjutnya, Indonesia berhadapan dengan Laos memperebutkan slot di babak Grand Final untuk bertemu dengan Filipina, yang telah mengamankan tempat terlebih dahulu. [Antara]
Berita Terkait
-
Acer Cari Tim Tim DOTA 2 dan Valorant Terbaik Indonesia untuk Predator League 2026, Incar Rp 6,6 M!
-
Timnas Indonesia Wanita Juara Mobile Legends Asian Esports Games 2024, Bantai Filipina 4-2
-
Acer Siapkan Tim Terbaik DOTA 2 dan Valorant Indonesia, Rebut Total Hadiah Rp6 Miliar
-
Gak Cuma League of Legends, Ini 5 Hero Mobile Legends yang Mirip Dota 2
-
Berlaga di IESF WEC 2024, Timnas Esports Indonesia Main di 4 Nomor Game
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi