Sebagai penjual, kamu harus mengirimkan produk setelah menerima pembayaran di rekening bank atau platform pilihan.
Kamu harus tetap menggunakan metode pembayaran Facebook Marketplace resmi atau PayPal untuk menerima lansiran instan untuk konfirmasi.
4. Hadiah yang Menggiurkan
Facebook Marketplace dikemas dengan hadiah palsu dengan tujuan mencuri data pribadi dan informasi rahasia seperti tanggal lahir, alamat, lokasi kantor, detail penghasilan, dan lainnya.
Jika hadiah hanya menanyakan nama dan profil Facebook, kamu dapat melanjutkan dan mengisi detailnya.
Namun, beberapa hadiah mungkin meminta kamu mengisi seluruh formulir dengan informasi rahasia. Kamu harus menghindari petunjuk di layar seperti itu.
5. Kelebihan Pembayaran oleh Pembeli
Ini adalah penipuan Facebook lainnya yang menjadi korban banyak penjual. Di sini, calon pembeli membayar lebih, mengakui kesalahannya, dan meminta kamu mengembalikan jumlah yang tersisa.
6. Memindahkan Percakapan dari Facebook
Baca Juga: Mainan Lato-lato Jadi Produk Paling Diburu di E-commerce
Terkadang, penjual bersikeras pindah ke platform lain untuk mengobrol.
Dengan begitu, kamu tidak memiliki catatan obrolan resmi dan tidak dapat menggunakannya sebagai bukti jika terjadi kesalahan. Kamu harus selalu menyelesaikan setiap bagian dari transaksi di Facebook.
Jangan gunakan crypto atau platform lain seperti Venmo, Zelle, atau Aplikasi Tunai untuk melakukan pembayaran (bahkan ketika penjual menjanjikan diskon atau kartu hadiah untuk menggunakan cara alternatif). Kamu juga dapat melaporkan penjual yang tidak jujur ke Facebook.
7. Posting Persewaan Palsu
Tidak semua postingan persewaan di Facebook Marketplace asli. Beberapa scammer mungkin memposting properti sewaan palsu dan meminta pihak yang berkepentingan untuk mengirimkan pembayaran di muka sebagai deposit atau biaya pemeriksaan latar belakang.
Kamu hanya boleh menyewa properti dari broker atau penjual yang dikenal. Jika memungkinkan, kamu harus memeriksa properti secara langsung, atau memintanya diperiksa oleh seseorang yang kamu kenal di daerah tersebut.
8. Permintaan Uang Muka
Penipu memanfaatkan barang dengan permintaan tinggi dan meminta pembayaran di muka untuk mengamankan pembelian.
9. Meminta Kode Konfirmasi
Ini adalah penipuan Facebook yang berbahaya di mana penjual meminta kamu untuk membagikan kode konfirmasi (yang kamu terima sebagai teks di nomor telepon) untuk mengonfirmasi identitas kamu, menyelesaikan proses pembelian, atau untuk alasan lain.
Kamu tidak boleh membagikan kode verifikasi kepada siapa pun. Ini adalah upaya phishing, dan orang dalam dapat menggunakannya untuk menyiapkan nomor Google Voice baru guna menjalankan lebih banyak penipuan dan bahkan mengakses email atau akun media sosial.
Itulah cara menghindari penipuan di Facebook Marketplace. Pastikan dengan teliti barang dan toko yang ada di Facebook Marketplace. [Pasha Aiga Wilkins]
Berita Terkait
-
Pertumbuhan Pengguna Facebook Mandek, Hanya Sedikit Perempuan Menggunakan Platform Ini
-
7 Tips Belanja Online Aman Jelang Akhir Tahun
-
Libur Akhir Tahun Banyak Diskon, Ini Tips Belanja Online Aman dari Penipuan
-
Cara Jualan di Facebook Marketplace, Anti Ribet!
-
Cara Beli Pulsa dan Paket Data Tri Lewat Facebook
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR
-
Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih
-
Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan
-
Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol
-
Misteri Penusukan di 16 Ilir Palembang, Pria Banyuasin Alami Luka di Kepala hingga Bahu
-
Bekasi Bersiap Berpesta! Primaria Fest 2026 Suguhkan Pengalaman Indonesian Bounce Music yang Berbeda
-
Pelibatan TNI di Kopdes Merah Putih Dikritik, Sistem Komando Tak Cocok untuk Koperasi
-
Marc Klok Peringatkan Singapura, Timnas Indonesia Bakal Mengamuk Demi Semifinal Piala AFF 2026
-
Kejagung Geledah Rumah Nurman Herin di Wilayah Bandung, Don Ritto Diperiksa oleh Tim 9
-
KPK: Penyidikan Korupsi CSR BI Satori dan Heri Gunawan Masih Berlanjut!