Suara.com - PT Sharp Electronics Indonesia kembali menggelar program Sharp Bersedekah dan kali ini menggandeng tiga chef Indonesia, Nicky Tirta, Chef Ben dan Chef Matthew.
Ketiganya akan membuat makanan tersebut dengan menggunakan produk Small Home Appliances Sharp, seperti air fryer, microwave, rice cooker, serta blender.
Nicky Tirta ditantang membuat cake dengan menggunakan rice cooker Sharp untuk mewujudkan keinginan anak-anak panti di Rumah Kebaikan.
"Saya ditantang bikin sponge cake pakai rice cooker Sharp. Ternyata enak hasilnya. Saya buat sponge cake seperti yang mereka inginkan (anak-anak di panti asuhan)," ujar Nicky Tirta dalam jumpa pers di Jakarta, belum lama ini.
Dia pun menjelaskan kelebihan rice cooker Sharp yang digunakannya.
"Mereka (rice cooker Sharp) ada timmer sendiri dari cook ke warm, sudah ada menu di dalam settingan timmingnya," jelasnya.
Hal ini dibenarkan Andry Adi Utomo selaku National Sales Senior GM, PT Sharp Electronics Indonesia.
"Sharp Bersedekah tahun ini kami ingin melalui para chef, Sharp punya alat-alat elektronik yang bisa menyajikan makanan enak. Mereka bisa menguji alat-alat kita untuk menghasilkan makanan-makanan enak," katanya.
Dia menerangkan bahwa Sharp Bersedekah dengan Rumah Kebaikan, perusahaan meminta
anak-anak di panti asuhan bisa mengirimkan pesan di media sosial Sharp, makanan impian mereka untuk disajikan oleh para chef.
Baca Juga: Puasa Makin Sehat dengan Air Fryer Baru, Banjir Fitur Canggih dan Bisa Bikin Kue
Hal senada juga disampaikan Pandu Setio, PR & Brand Communication Manager PT Sharp Electronics Indonesia.
"Ya, rice cooker yang digunakan chef Nicky memiliki delapan fitur unggulan yang membuat memasak lebih mudah," ungkapnya.
Sementara itu, tahun ini Sharp Bersedekah memiliki keisitimewaan dengan kehadiran Rumah Kebaikan.
"Rumah Kebaikan sebagai sarana masyarakat untuk melakukan kebaikan dan berbagi kebahagiaan”, terang Andry.
Berlokasi di Ke.Kini Co-Working Space, Jl. Cikini Raya No. 45 Jakarta Pusat, Rumah Kebaikan menerima para volunteer setiap harinya.
Kegiatan yang dilakukan oleh para volunteer adalah menyiapkan makanan takjil untuk
para anak-anak panti asuhan di sekitar Jakarta, membagikan takjil melalui kegiatan Takjil Drive Thru kepada masyarakat sekitar, dan mengantarkan makanan ke panti asuhan serta berinteraksi dengan anak-anak panti asuhan.
Berita Terkait
-
Penampilan Terbaru Mayang Dibilang Mirip Vanessa Angel, Auto Panen Cibiran: Jauh Banget!
-
Sharp Berencana Rilis Ponsel Layar Lipat yang Lebih Murah dari Samsung
-
Sharp Siap Gencarkan Bisnis Ponsel di Indonesia
-
Nicky Tirta Heran Mengapa Orang Menghujat Mayang, Warganet: Dia Ikut Hina Kakaknya
-
Nicky Tirta Ungkap Sedih Mayang Dihujat Saat Vanessa Angel Meninggal, Netizen: Kenapa Baru Sekarang
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard