Suara.com - Google telah mengumumkan pembaruan kebijakannya untuk akun yang tidak aktif.
Kebijakan lama, yang ditetapkan pada 2020 sekaligus mengakhiri penyimpanan gratis tanpa batas untuk Foto Google.
Disebutkan bahwa Google mungkin menghapus data yang disimpan di akun yang belum tersentuh setidaknya selama dua tahun.
Tapi posting blog ditulis oleh manajer produk Ruth Kricheli mengatakan bahwa sekarang, akun tersebut dapat dihapus seluruhnya.
Kebijakan baru tidak akan berlaku paling cepat hingga Desember tahun ini.
Dilansir laman The Verge mengutip 9to5Google, Jumat (19/5/2023) melaporkan bahwa alamat Gmail yang dihapus tidak akan tersedia untuk digunakan kembali.
Penghubung pembuat YouTube Rene Ritchie mengatakan di Twitter bahwa kebijakan tersebut tidak akan mencakup penghapusan akun apa pun yang telah mengunggah video YouTube.
Pasalnya, beberapa orang khawatir saluran yang diposting oleh orang yang telah meninggal atau meninggalkan akun mereka akan tiba-tiba hilang.
"Kami tidak memiliki rencana untuk menghapus akun dengan video YouTube saat ini," tulis Google di postingan blog perusahaan.
Baca Juga: Mengenal Apa Itu Google Bard, Chatbot Berbasis Al Multibahasa Jadi Pesaing ChatGPT
Menurut Google, aktivitas akun diukur berdasarkan tindakan seperti membaca atau mengirim email, menggunakan Google Drive, menonton video YouTube, mengunduh aplikasi di Google Play Store, menggunakan Google Penelusuran, atau menggunakan Masuk dengan Google untuk masuk ke aplikasi atau layanan pihak ketiga.
Namun, itu tidak mencakup penggunaan umum akun Google, seperti menyiapkan alias yang meneruskan email ke alamat utama, dan tidak jelas apakah akun seperti itu akan dihentikan.
Google secara khusus menyebutkan bahwa mempertahankan langganan ke sesuatu seperti Google One adalah salah satu cara untuk mempertahankan aktivitas, tetapi itu bukan sesuatu yang biasanya Anda lakukan untuk akun alternatif.
Ketika kebijakan baru dimulai, Kricheli mengatakan perusahaan akan mulai dengan akun yang dibuat dan tidak pernah disentuh lagi.
"Google mengirimkan beberapa pemberitahuan selama beberapa bulan menjelang penghapusan ke alamat dan email pemulihan yang terlampir," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda