Suara.com - Threads, pesaing Twitter yang dibuat oleh Meta, akhirnya tiba setelah berbulan-bulan bocor berbagai informasinya dan menjawab persaingan antara Mark Zuckerberg dan Elon Musk.
Kini kamu dapat mengakses platform baru dari situs desktopnya di Threads.net atau dengan mengunduh aplikasi untuk iOS dan Android.
“Jelas, Twitter memelopori ruang... tetapi mengingat semua yang sedang terjadi, kami pikir ada peluang untuk membangun sesuatu yang terbuka. dan sesuatu yang baik untuk komunitas yang sudah menggunakan Instagram," kata pemimpin Instagram Adam Mosseri dalam sebuah wawancara dilansir laman The Verge, Kamis (6/7/2023).
Aplikasi ini baru ini memungkinkan kamu membuat postingan berbasis teks hingga 500 karakter, serta berbagi foto dan video hingga lima menit.
Aplikasi ini terlihat relatif mirip dengan Twitter, menampilkan antarmuka minimal dengan opsi untuk menyukai, berkomentar, memposting ulang, dan membagikan utas.
Karena Threads terkait erat dengan Instagram, kamu dapat masuk dengan nama pengguna Instagram dan dengan mudah mengikuti semua orang yang sama yang diikuti di platform lain.
Mirip dengan Instagram, feed utama di Threads berisi konten dan postingan yang direkomendasikan dari orang yang kamu ikuti.
Sepertinya tidak ada opsi untuk beralih antara aliran konten yang direkomendasikan dan hanya mengikuti seperti yang ada di Twitter, tetapi itu selalu sesuatu yang bisa ditambahkan Meta nanti.
Meta juga memperluas beberapa kontrol privasi Instagram ke Threads, seperti kemampuan untuk memfilter kata-kata tertentu dalam balasan.
Baca Juga: Follow NASA, Berikut Tingkah Random Jisung NCT setelah Buat Akun Instagram Pribadi
Kamu juga dapat membatasi siapa yang dapat membalas utas ke semua orang di platform, orang yang kamu ikuti, atau hanya pengguna yang disebutkan di postingan.
Protokol jejaring sosial terdesentralisasi, juga digunakan oleh Mastodon, akan memungkinkan untuk mentransfer informasi kamu dari Threads ke host lain.
“Kami percaya pendekatan terdesentralisasi ini, serupa dengan protokol yang mengatur email dan web itu sendiri, akan memainkan peran penting di masa depan platform online,” kata Meta.
“Threads adalah aplikasi pertama Meta yang diharapkan kompatibel dengan protokol jejaring sosial terbuka — kami berharap dengan bergabung dalam ekosistem layanan interoperabilitas yang berkembang pesat ini, Threads akan membantu orang menemukan komunitas mereka, apa pun aplikasi yang mereka gunakan.”
Peluncuran Threads hadir saat Twitter memberlakukan lebih banyak pembatasan pada pengguna, termasuk batas tarif sementara yang melarang pengguna yang belum diverifikasi untuk melihat lebih dari 600 postingan per hari (atau 300 postingan untuk akun "baru yang belum diverifikasi").
Twitter juga memblokir pengguna yang keluar untuk melihat tweet di platform sebelum diam-diam membalikkan perubahan dan membuat versi baru TweetDeck yang memerlukan langganan terverifikasi.
Meta meluncurkan Threads di lebih dari 100 negara, termasuk AS, tetapi tidak akan tersedia di Uni Eropa untuk memulai.
Mosseri, yang mengatakan dia tinggal di Eropa sekarang, menjelaskan keputusan untuk tidak meluncurkan The Verge di sana.
"Kompleksitas dalam mematuhi beberapa undang-undang yang mulai berlaku tahun depan sangatlah signifikan. Kami tidak ingin meluncurkan apa pun yang tidak sesuai dengan apa yang kami ketahui dan apa yang menurut kami akan datang," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis