Suara.com - Gibran Rakabuming secara diam-diam memberi hadiah spesial untuk Bupati Kendal, Dico Ganinduto. Momen ini terjadi ketika keduanya sedang bersalaman dalam salah satu event.
Di video yang beredar usai diunggah oleh akun @syudahbiasa, Dico Ganinduto duduk di samping Gibran Rakabuming di event tersebut. Putra sulung Jokowi ini lalu terlihat menyalami Dico sambil memberikan hadiah spesial untuknya.
"Tak kasih mas" ujar Gibran Rakabuming.
Menerima hadiah spesial dari Gibran Rakabuming ini, Dico Ganinduto lalu tertawa. Dirinya terkejut ketika membuka hadiah kecil yang disematkan Gibran ketika keduanya bersalaman ini.
Dico Ganinduto lalu menunjukan hadiah tersebut ke arah kamera. Tidak disangka, hadiah yang diberikan oleh Gibran ini adalah gantungan kunci dengan wajah dirinya yang diganti menjadi mirip kartun Upin Ipin.
"Hadiah dari Mas Gibran," ungkap Dico Ganinduto sambil tertawa.
Usai video ini menjadi viral, banyak netizen yang lalu meninggalkan komentarnya melihat tingkah konyol Gibran Rakabuming ini. Beberapa netizen bercanda dan mengancam akan melaporkan Gibran ke KPK karena aksinya tersebut.
"Aku laporin KPK lho Mas Wali, sebab melakukan kegiatan gratifikasi di publik dan disebarkan secara terang-terangan" balas netizen.
"Wah gratifikasi ini namanya Mas Wali, harus diserahkan ke KPK untuk ditaksir nilainya" komentar akun lainnya.
"Curiga ngambil punya Jan Ethes sih ini wkwkwk" ungkap netizen.
"Untung kamu anaknya presiden, kalau bukan udah dihajar orang" tulis salah satu netizen.
Sadar jika video dirinya menjadi viral di media sosial, Gibran Rakabuming turut menanggapi video tersebut. Dirinya menyebut bahwa hadiah untuk Dico Ganinduto ini sangat keren.
"Keren kan hadiahnya?" tulis Gibran Rakabuming melalui akun @gibran_tweet.
Berita Terkait
-
Harta Kekayaannya Dicurigai Tidak Wajar, Arinal Djunaidi: Saya Dulu Pengusaha
-
Dukungan ke Gibran Mulai Rambah Jabar, Giliran Relawan Balad Deklarasi di Bandung
-
Singgung Pengaruh Istana, Eks Penasihat KPK Bicara Peluang Cak Imin Tersangka Usai Jadi Cawapres Anies
-
Kepala Daerah Dicap Gagal jika Makin Banyak Ajukan Data Penerima Bansos, KPK: Apalagi Besok Tahun Politik, Itu Konyol!
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Pemulihan Jaringan Listrik Pascagempa NTT
-
Empat Ahli Disiapkan Febrie Adriansyah dalam Sidang Praperadilan Hari Ini
-
Riset Ungkap Tekanan Finansial Warga RI, 38% Pendapatan Bulanan Habis buat Kebutuhan Keluarga
-
IHSG Berpotensi Rebound, Saham Farmasi Meroket Imbas Temuan Terapi Kanker Termutakhir
-
Kepala SPPG di Jember Mabuk dan Berantem dengan Relawannya Sendiri
-
Festival Motor Lintas Genre Throttle Land 2026 Siap Manjakan Pecinta Roda Dua Jakarta
-
Dokter dan Nakes Viral Komentar Nirempati, FKKMK UGM Sebut Pembekalan Etika Bermedsos Sejak Maba
-
Petaka Cemburu Buta di Kamar Asrama: Mahasiswa Kesehatan di Malang Habisi Nyawa Sahabat Sendiri
-
Daftar Bank Penerbit Kartu Kredit Indonesia (KKI) Bebas Biaya dan Ketentuannya
-
Dinkes DIY Siapkan 240 Kg Obat untuk Korban Gempa NTT, Pastikan Stok Jogja Tak Tertanggu