Suara.com - China membuat aturan terbaru kepada para pejabat pemerintah untuk tidak menggunakan iPhone demi kebutuhan pekerjaannya. Aturan ini membuat perang antara negara tersebut dan Amerika semakin memanas.
Berdasarkan informasi yang dibagikan, para pejabat pemerintah ini diminta untuk tidak lagi menggunakan perangkat iPhone. Hal ini karena larangan penggunaan teknologi asing.
Dilansir dari The Guardian, larangan menggunakan teknologi asing ini untuk meningkatkan keamanan siber dan membatasi aliran data sensitif lintas perbatasan China.
Sebagai balasan untuk keputusan pemerintah China ini, Amerika secara khusus membuat aturan serupa. Aturan ini menyebut bahwa pejabat Amerika tingkat federal maupun negara dilarang untuk menggunakan perangkat buatan China seperti Huawei.
Selain itu, pemerintah Amerika juga melarang pejabat pemerintahnya untuk tidak lagi menggunakan TikTok yang selama ini diketahui menjadi milik ByteDance.
Sebelumnya, kedua negara antara Amerika dan China memburuk. Amerika bahkan terlebih dahulu membuat peraturan dan melarang produksi HP China di negara tersebut.
Salah satu brand HP yang menjadi tumbal dalam kasus ini adalah Huawei. Di tahun 2018 lalu, pemerintah Amerika menarik akses Google di perangkat-perangkat Huawei.
Keputusan ini membuat Huawei akhirnya membuat sistem operasinya sendiri untuk bisa digunakan dalam waktu yang panjang pada produksinya nanti.
Baca Juga: Menko Luhut: China Senang Jika Terlibat Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya
Berita Terkait
-
Putri Kusuma Wardani Akui Keunggulan Akane Yamaguchi: Sangat Kuat dan Ulet
-
Sinopsis Drama China Sunshine By My Side, Drama Terbaru dari Xiao Zhan
-
Sebanyak 42 Orang WN China Ditangkap di Dua Pulau, Diduga Terlibat Love Scamming
-
Netizen Maklumi Kekalahan Ginting di China Open 2023: Masih Berduka
-
Hasil China Open 2023: Shesar Hiren Rhustavito Kerja Keras untuk Lolos ke Perempat Final
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
Terkini
-
31 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 9 Januari: Klaim Shards dan Pemain PL 112-115
-
Honor Magic 8 Pro Meluncur di Pasar Internasional, Apa Bedanya dengan Versi China?
-
DICE Awards 2026: Clair Obscur dan Ghost of Yotei Pimpin Nominasi
-
6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
-
5 Laptop Asus Harga Rp3 Jutaan Terbaik untuk Freelance, Cocok untuk Multitasking
-
Fitur Kamera Vivo X200T Beredar, Diprediksi Pakai Sensor Sony LYT-702
-
5 Powerbank Kapasitas 10.000 mAh Murah dan Tahan Lama, Harga Cuma Rp100 Ribuan
-
34 Kode Redeem MLBB Terbaru 9 Januari 2026, Ada Skin Epic Hero Lancelot dan Hayabusa
-
Moto Pad 60 Pro Hadir untuk Kreator: Tablet Ini Mengerti Cara Ide Bekerja
-
HyperOS Resmi Pensiun dari Deretan HP Xiaomi, Redmi, dan Poco Ini: Wajib Waspada!