Suara.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika membantah telah memblokir layanan Google Docs di Indonesia. Bantahan ini disampaikan setelah layanan pengelola kata online populer tersebut tak bisa diakses sejak Kamis hingga Jumat pagi tadi.
Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo Usman Kansong menegaskan gangguan akses pada Google Docs disebabkan oleh masalah teknis. Ia membantah Google Docs diblokir.
"Bukan (diblokir), itu hanya masalah teknis saja," ujar Usman di Jakarta, Jumat (22/9/2023).
Usman mengatakan saat ini akses ke Google Docs sudah pulih. Dia menyebut bahwa kendala gangguan akses tersebut tidak berlangsung lama.
"Enggak kok enggak lama. Sekarang sudah pulih," ujar dia.
Sebelumnya, ramai di media sosial X (sebelumnya Twitter) pada Jumat pagi, mengenai keluhan warganet tentang Google Docs yang tidak bisa diakses. Sejumlah warganet membagikan unggahan screenshot mengenai layanan Google Docs yang tidak bisa diakses.
Menurut pantauan Suara.com, keluhan terhadap Google Docs itu cuma disuarakan oleh warganet atau pengguna internet di Indonesia saja.
Netizen mempertanyakan alasan mengenai gangguan tersebut lantaran cukup mengganggu aktivitas, terutama terkait pekerjaan. Banyak yang menduga, layanan Google Docs tak bisa diakses karena diblokir oleh pemerintah.
Google sendiri belum memberikan informasi atau tanggapan mengenai kendala terhadap Google Docs yang dialami para pengguna internet di Indonseia.
Baca Juga: Trending Twitter, Kenapa Google Docs Diblokir? Warganet Panik Tak Bisa Kerja
Berdasarkan pantauan di linimasa X pada Jumat sore, sejumlah netizen menginfokan bahwa mereka telah bisa mengakses kembali layanan Google Docs.
Berita Terkait
-
5 Rekomendasi Office Alternatif Google Docs, Gratis dan Mudah Digunakan
-
Daftar Lokasi ATM BRI Terdekat Wirobrajan, Lengkap dengan Link Google Maps
-
Google Docs Diblokir Kominfo Gara-gara 'Judi Online'? Picu Kemarahan Warganet
-
Trending Twitter, Kenapa Google Docs Diblokir? Warganet Panik Tak Bisa Kerja
-
Dari Kominfo, Hasan Kini Menjabat PJ Wali Kota Tanjungpinang
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 13 Juni 2026: Panen 5.000 Gems dan 150 Shard
-
47 Kode Redeem FF Terbaru 13 Juni 2026: Panen 200 DM Gratis dan SG2
-
3 HP AI Harga 1 Jutaan Terbaik Juni 2026, Fitur Pintar Melimpah Buat Dana Mepet
-
Higgs Games Island Gaet Lus Figo, Dorong Ekosistem Game Mobile Indonesia Naik Kelas ke Level Global
-
Dorong Transformasi Digital Korporasi Indonesia, XLSMART Luncurkan ESTA Ecosystem Berbasis AI dan 5G
-
Honor X7e Plus 5G Lolos Sertifikasi, Siap Meluncur ke Pasar Global
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Huawei MatePad Mini: Pesaing iPad Mini Memori Lega
-
4 Simulasi Sebelumnya Akurat, EA Sports Prediksi La Furia Roja Juara Piala Dunia 2026
-
HP Tangguh Terbaru, Moto G Max Usung Kamera 200 MP dan Layar 5.000 Nits
-
Bali Jadi Tuan Rumah Pertemuan Tata Kelola Internet Internasional ICANN