Suara.com - Google Docs, sebuah fitur yang biasa dimanfaatkan banyak orang untuk mempermudah pekerjaan mereka. Namun mulai malam tadi, aplikasi tersebut tampaknya diblokir. Lantas kenapa Google Docs diblokir? Simak alasannya berikut ini.
Google Docs atau Google Dokumen adalah sebuah layanan pengolah kata, yang merupakan bagian dari suite Google Docs Editors dari Google. Suite tersebut juga terdiri dari Google Sheets, Google Sites,Google Slides,Google Form (Google Formulir), Google Draw, dan Google Keep.
Dengan Google Docs, Anda bisa membuat, mengedit, dan berbagi dokumen agar lebih mudah diakses dimana saja dan kapan saja. Google Docs merupakan fitur pertama yang memberikan sebuah inovasi pengeditan dokumen secara online yang bisa dilakukan secara tim atau bersama-sama.
Kenapa Google Docs Diblokir?
Mulai malam tadi, Google Docs menjadi trending di platform Twitter. Sebuah akun @convomfs menyatakan dalam cuitannya bahwa Google Docs sedang error. Tak hanya itu, beberapa akun lain juga mengeluh tidak bisa membuka platform tersebut.
"Yang bener aja ya ni google docs sama spreadsheet kena block internet positif. Tulung dong," tulis @noo*****
"Google Docs diblokir jd internet positif di Indihome. Ini gimana ceritanya woy? Orang kerja gimana ini? Mau bayar gaji gue lo?" keluh @Sha****
"Heh? Ini seriusan Google Docs diblokir? Ini terus kerjanya gimana? Ga ada pengumuman, ga ada apa-apa tiba2 ga bisa dibuka," ungkap @ly******
Bahkan kata kunci "Google Docs " dan yang berkaitan dengan kejadian ini telah mendudukin trending topic di Twitter. Setidaknya sudah ada sekitar 300 ribu cuitan yang membicarakan tentang Google Docs diblokir ini.
Baca Juga: Dari Kominfo, Hasan Kini Menjabat PJ Wali Kota Tanjungpinang
Diketahui platform tersebut telah diblokir oleh kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Namun, belum diketahui secara pasti alasan mengapa hal tersebut dilakukan.
Tetapi jangan khawatir, sejak pagi tadi Google Docs sudah bisa digunakan kembali oleh beberapa User.
Manfaat dan Kelebihan Google Docs
- Fungsi penyimpanan secara otomatis pada Google Docs membuat perubahan apapun terhadap dokumen yang Anda buat akan tersimpan secara otomatis. Tidak perlu khawatir file tidak tersimpan saat komputer Anda tiba-tiba mati.
- Google docs dapat diakses dimana saja dan kapan saja dengan bantuan perangkat seperti laptop maupun handphone. Selama Anda terhubung ke internet, Anda bisa membuka Google Docs melalui Google Drive.
- Google Dapat mempermudah Anda untuk berkolaborasi dengan tim untuk menyelesaikan suatu tugas.
- Pada Google Docs Anda juga dapat memberikan komentar terhadap dokumen yang telah dibuat.
- Kelebihan lainnya yaitu Google Docs juga bisa mengubah file PDF menjadi Word dengan mudah. Hanya dengan mengunggah file PDF yang ingin diubah ke Google Docs, kemudian Klik File lalu pilih Download As Microsoft Word (docx.). Setelah itu dokumen Word sudah bisa Anda edit.
Itulah informasi seputar alasan kenapa Google Docs diblokir dan jadi trending topic di Twitter yang perlu diketahui.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
-
Dari Kominfo, Hasan Kini Menjabat PJ Wali Kota Tanjungpinang
-
Babak Baru Kasus Korupsi BTS Kominfo Johnny G Plate, Ini Profil Sekretarisnya yang Terima Dana Rp500 Juta 20 Kali
-
Dicokok usai jadi Saksi Sidang Korupsi BTS, Walbertus Natalius Wisang Susul Johnny Plate dkk Tersangka
-
Saksi Ungkap Biaya Perjalanan Dinas Johnny G Plate dan Rombongan ke Eropa Dibiayai Bakti Kominfo dan Pemegang Proyek BTS
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Apa itu Whip Pink? Tabung Whipped Cream yang Disebut 'Laughing Gas' Jika Disalahgunakan
Pilihan
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
Terkini
-
Rehabilitasi Pascabencana di Sumatera Terus Menunjukkan Progres Positif
-
Disetujui Jadi Hakim MK, Adies Kadir Sampaikan Salam Perpisahan Emosional untuk Komisi III
-
Tito Pastikan Proses Belajar Mengajar di Tiga Provinsi Pascabencana Pulih 100 Persen
-
Periksa Enam Orang Saksi, Polisi Pastikan Reza Arap Ada di TKP saat Kematian Lula Lahfah
-
Alarm PHK Massal, Ribuan Buruh Siap Kepung Istana 28 Januari, Tiga Isu Ini Pemicunya
-
Komisi III DPR Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden, Ini 8 Poin Kesimpulan Raker Bersama Kapolri
-
Irjen Umar Fana: Lewat KUHP Baru, Polri Tak Selalu Memenjarakan Pelaku Pidana
-
Praswad Nugraha: Tak Boleh Ada Wilayah Kebal di Pemeriksaan Kasus Kuota Haji
-
Permudah Evakuasi Area Tanah Longsor Bandung Barat, BMKG Lakukan Modifikasi Cuaca di Jabar
-
Dipilih Jadi Calon Hakim MK, Adies Kadir Mundur dari Partai Golkar